TTI berita TDS 2015 feature Saya belum berhasil menemukan apakah ada pelaku bisnis pariwisata yang “menjual” paket wisata untuk menyaksikan Tour de Singkarak (TdS) ke-7  di Sumatera Barat (Sumbar). Itu akan digelar pada 3 – 11 Oktober 2015. Masih cukup waktu untuk melakukannya. Ataukah telah ada yang “diam-diam” sudah melaksanakannya dan menerima booking, dari dalam atau dari luar negeri?

Jadwal TDS ini sesuai perubahan yang tercantum secara resmi pada UCI Road Calendar 2015 Season. Untuk periode Oktober 2015, calendar of event UCI itu tercantum sbb.: TTI PI 67 jadwal event UCI utk TDS

Penggagas Tour de Singkarak, Sapta Nirwandar yang juga mengetuai OC event ini mengatakan,  TdS 2015 kali ini akan menjadi perhelatan pariwisata dan olahraga paling meriah di mana  Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar  meraih kehormatan sebagai kota grand start TdS 2015. Keistimewaan lainnya adalah besarnya antusiasme tim-tim continental mancanegara. Rutenya menjelajahi 9 etape sepanjang 1.300 km (dalam 9 hari)  menyusuri  alam Minangkabau di 18 kabupaten. TTI PI 67 rute TDS 2015

 

Stage 1, Sabtu 3 Oktober 2015 (136 KM)

PESISIR SELATAN, Pantai Carocok  – PARIAMAN, Pantai Gandoria

(Pantai Carocok – Tarusan – Bungus – Teluk Bayur – Padang – Bandara –

Pantai Tiram – Pantai Gandoria)

Stage 2, Minggu 4 Oktober 2015 (120 KM)

PADANG PARIAMAN, Pantai Tiram  –

SOLOK, Danau Singkarak(Pantai Tiram – Lubuk Alung –

Padang – Sitinjau Laut – Lubuk Selasih – Solok Kota –

Sumani – Dermaga Danau Singkarak)

Stage 3, Senin 5 Oktober 2015 (157 KM)

SIJUNJUNG, Desa Wisata  – DHARMASRAYA, Koto Baru

(Sijunjung – Air Paneh – Maloro – Kamang – Kiliranjao –

Pulau Punjung – Koto Baru)

Stage 4, Selasa 6 Oktober 2015 (160 KM)

SOLOK SELATAN, Muara Labuh  – SAWAHLUNTO, Taman Wisata Kandi

( Padang Aro – Muara Labuh – Surian – Danau Kembar Bukit Sileh –

Solok – Muara Kalaban – Sawahlunto – Kandi)

Stage 5, Rabu 7 Oktober 2015 (145 KM)

BUKITTINGGI, Jam Gadang – TANAH DATAR, Istano Basa Pagaruyung

(Jam Gadang Bukittinggi – Kapau – Ngarai Sianok – Panta – Malalak – Sicincin –

Lembah Anai –  Padang Panjang – Rambatan – Tanah Datar)

Stage 6, Kamis 8 Oktober 2015 (135 KM)

PAYAKUMBUH, Ngalau Indah  – 50 KOTA, Harau

(Ngalau Indah Payakumbuh – Pakan Rabaa –  Balai Tangah – Puncak Pato – Batusangkar –

Baso – Payakumbuh – Harau 50 Kota)

Stage 7, Jumat 9 Oktober 2015 (98 KM)

PASAMAN, Equator Bonjol  – PASAMAN BARAT, Simpang Ampat

(Equator Bonjol – Lubuk Sikaping – Rimbo Panti – Talu – Simpang Ampat)

Stage 8, Sabtu 10 Oktober 2015 (121 KM)

PASAMAN BARAT, Simpang Ampat  – AGAM, Puncak Lawang

(Simpang Ampat – Kinali – Lubuk Basung – Muko muko – Kelok 44 – Puncak Lawang)

Stage 9, Minggu 11 Oktober 2015 (110 KM)

PADANG PANJANG, Secata  – PADANG, Pantai Taplau

( Padang Panjang – Lembah anai – Sicincin – =- Padang – UNAND – Pantai Taplau Padang)

Dengan rute dan itinerary tersebut, paket wisata pun bisa disusun untuk dijual.

Saat ini sudah lebih dari 35 tim continental dari Eropa dan Asia yang mengajukan permohonan ikut serta di tour ini.  Daftar sementara ini diumumkan sbb.: TTI PI 67 daftar sementara tim TDS 2015

Sapta Nirwandar mengajak masyarakat Sumbar dan Indonesia secara luas untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Tour de Singkarak 2015, terutama pihak-pihak korporat dan BUMN untuk berperan aktif dalam pelaksanaan event serta pembangunan sarana, prasarana dan infrastruktur pariwisata Sumbar.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengajak semua pihak agar bisa memanfaatkan moment istimewa ini untuk mempromosikan pariwisata Sumbar dan Indonesia pada umumnya.

Menpar Arief Yahya dalam jumpa pers TdS 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata pada Jumat (12/6) menggaris bawahi dampak TDS terhadap peningkatan ekonomi secara langsung  pada masyarakat setempat, juga menghasilkan media value yang tinggi sehingga sangat efektif untuk branding dan PR-ing.

Gubernur Iwan Prayitno, Menpar Arief Yahya dan Sapta Nirwandar. (ki-ka, Foto Humas).

Gubernur Irwan Prayitno, Menpar Arief Yahya dan Sapta Nirwandar. (ki-ka, Foto Humas).

Menpar lalu menyatakan ajakannya untuk bersama membesarkan lagi “event value” TDS. Kalau total nilai hadiah prize money untuk TDS 2015 kini sudah tersedia Rp 1,4 miliar, diajaknya bersama mengusahakan tambahan dari berbagai pihak agar total nilai prize money kali ini bisa menjadi Rp 2,5 miliar.

Besarnya nilai hadiah pemenang tersebut memang akan meningkatkan lagi leverage peristiwa itu, dan lazimnya juga meningkatkan kualitas para peserta balap secara internasional. Dan mestinya juga membangun kepercayaan publik internasional untuk datang menyaksikan.

Kemenpar akan mempromosikan TdS ini lebih banyak lagi ke mancanegara.

Para pelaku bisnis pariwisata di Sumbar mestinya menjual event ini sebagai peluang bisnis menarik wisatawan: apakah pihak hotel, pihak airlines, para operator tur dan agen perjalanan.***