Salah satu sudut pemandangan Danau Toba yang populer.(Foto: Ist)

Salah satu sudut pemandangan Danau Toba yang populer.(Foto: Ist)

“Toba Dream” rasanya tinggal selangkah untuk bisa mewujudkannya kembali. Toba Dream pernah digunakan sebagai judul membranding promosi wisata ke danau yang luas dan indah itu. Hingga tahun 1990-an jumlah wisman yang berkunjung meningkat konsisten, kendati utamanya dari ASEAN, tetapi juga dari Eropa. Garuda Indonesia sempat membuka penerbangan langsung antara Medan dan Amsterdam. Dan usaha akomodasi, ekonomi kreatif masyarakat pun berkembang. Sayangnya sejak 1998 merosot dan lamban sekali pertumbuhannya. Belakangan dinyatakan memasuki “krisis”.

Tujuh kabupaten masing-masing mempunyai bagian dari panjangnya pantai keliling danau Toba. Tujuh Bupatinya yakni Toba Samosir, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Samosir, Bupati Karo, Bupati Simalungun, Bupati Dairi dan Bupati Humbang Hasundutan, menyatakan setuju dan membubuhkan tanda tangan di atas satu surat. Itu dijelaskan oleh Menpar Arief Yahya, terkait akan segera diberlakukannya pembentukan dan bekerjanya satu Badan Otorita yang khusus mengelola pariwisata di kawasan destinasi Danau Toba. Tinggal menunggu SK-nya ditandangani oleh Presiden.

Menpar Arief Yahya mengilustrasikan keekonomian pariwisata kawasan itu saat ini sebagai potensi bisnis 1 M dollar, atau Rp 14 T jika dikelola dengan baik.

Lima Menteri datang ke Toba Samosir, Sumatera Utara hari Sabtu (9/1). Tujuannya satu, hendak mengembangkan dan mengelola destinasi wisata Danau Toba. Kelima menteri tersebut yakni Menpar Arief Yahya, Menkopulhakam Luhut Panjaitan, Menko Maritim Rizal Ramli, Menteri LHK Siti Nurbaya dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Serta, beberapa pejabat dari Sumatera Utara, seperti Plt Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi.
Hari itu Menko Rizal Ramli memimpin ‘Rakor Tindak Lanjut Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba’. “Di sini kita berkumpul untuk membicarakan infrastruktur, pariwisata, lingkungan dan lain-lain mengenai Danau Toba. Saya sudah sampaikan ke Presiden Jokowi dan beliau senang sekali,” papar Menkopulhakam, Luhut Panjaitan membuka acara.

Menko Maritim Rizal Ramli lalu menegaskan, pertemuan ini harus bisa mewujudkan mimpi agar Danau Toba makin dikenal dunia. Serta, tentu saja fasilitas, infrastruktur dan pengelolaan pariwisatanya makin maju.***