Tambah Maju di Palembang, Sumsel

Sungai Musi sumber daya utama bagi pariwisata Sumsel. Setidaknya kini Pemprov dan Pemkot mengupayakan perahu-perahu wisata yang sudah disiapkan masyarakat seperti ini, di sekitar jembatan Ampera, akan mendapatkan tamu-tamu berpesiar. Dan, sungainya sendiri tertata bersih. (Foto : AH)

Sungai Musi sumber daya utama bagi pariwisata Sumsel. Setidaknya kini Pemprov dan Pemkot mengupayakan perahu-perahu wisata yang sudah disiapkan masyarakat seperti ini, di sekitar jembatan Ampera, dengan pariwisata akan mendapatkan tamu-tamu berpesiar. Dan, sungainya sendiri tertata bersih. (Foto : AH)

 

Langkah maju oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisatanya kali ini tampak dengan mendatangkan dua media perjalanan dan liburan dan dua operator tur asal Kuala Lumpur, Malaysia. serta lima media domestik, satu operator tur asal Yogyakarta. Itu terkait dilaksanakannya Festival Sriwijaya tahun 2014, even yang ke-22 kali, akan berlangsung pada 16-22 Juni 2014 ini. Para professional dan pelaku bisnis itu diajak mengikuti famtrip : program city tour di Kota Palembang, menyaksikan keindahan alam dan peninggalan zaman prasejarah di Kabupaten Lahat serta city tour di ibukota kabupatennya, Pagaralam. Dan, ada program 4 jam menjalain tur Sungai Musi.

Famtrip itu berdurasi selama 3 hari 2 malam.

Palembang punya bandara internasional yang lumayan bagus dan dihubungkan langsung dengan Kuala Lumpur dan Singapura. Maka, adalah penting dan perlu bagi destinasi ini mendatangkan para pelaku bisnis dan media dari dua kota negara Iran itu bahkan sesering mungkin, sehingga publik di sana selain “aware” juga ” desire” berkunjung ke destinasi Sumsel. Tentu para agen di Sumsel pun mesti aktif menyambut mereka dengan kreatif menyodorkan paket kunjungan yang “layak jual”.

Paket kunjungan yang layak jual lazimnya terusun dengan mengkombinasikan apa yang dimiliki oleh kita sebagai “penjual” dengan apa yang ” diinginkan sesuai dengan standar” dari pihak pembeli. Boleh dikatakan tak hanya berdasarkan keinginan dan standar satu pihak.

Festival tahun ini dinyatakan oleh Panitia akan sedikit berbeda daripada penyelenggaraan sebelumnya. Selain waktu penyelenggaraan lebih maju (mengingat bulan Juli tahun ini sudah memasuki bulan Ramadhan), even akan dihelat di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya Karanganyar, Palembang, Sumatera Selatan. Atraksi bernuansa Kerajaan Sriwijaya, aneka macam budaya, dan kuliner khas akan mengisinya. Tahun ini, pengunjung akan diajak pula melihat langsung ke lokasi pembuatan makanan setempat seperti empek-empek.

Peserta Festival Sriwijaya 2014 nantinya akan berasal dari sejumlah provinsi di Indonesia dan negara-negara tetangga yang memiliki ikatan sejarah dengan Kerajaan Sriwijaya. Direncanakan, negara bagian Melaka, Malaysia; Singapura, Thailand, dan Brunei Darussalam akan hadir. (YD)

Leave a Reply

Your email address will not be published.