Sport Tourism Event Apa yang Tepat Dilaksanakan di Danau Toba? Untuk Bisa Menarik Kunjungan Wisman?

Ultri Sonlahir Simangunsong

Ultri Sonlahir Simangunsong. (Foto:AH)

Danau Toba, (ITN-IndonesiaTouristNews): Tiga event olahraga dalam rangka pengembangan Sport Tourism yang dipandang tepat jika dilaksanakan di Danau Toba. Maksudnya tentu yang akan bisa menarik wisman berkunjung, baik sebagai peserta aktif maupun sebagai peserta pasif. Peserta aktif adalah para atlit dan offisials yang ikut terlibat dalam acara berlomba, sedangkan peserta pasif adalah murni wisatawan untuk menyaksikan jalannya pertandingan dan sekaligus berwisata. Berwisatanya bisa pre atau post event.

Tiga event dimaksud yaitu: (1) Xtrail Toba Run, (2) Lomba Kayak, dan (3) Toba Rafting. Itu pendapat dinyatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tobasa, Ultri Sonlahir Simangunsong, ketika bertemu di kantornya, di Balige (dua minggu yang lalu). Kantornya berlokasi beberapa puluh meter saja dari tepian Danau Toba.

Pantai Lumban Bul Bul, DanauToba, Balige.(Foto:AH)

Pantai Lumban Bul Bul, Danau Toba, Balige.(Foto:AH)

Menurut dia,  Xtrail Toba Run tahun ini akan dilaksanakan 27-28 November2017, lokasi start – finish dan rutenya dirancang di kota Balige.

Mengenai lomba perahu kayak di perairan Danau Toba, akan dilaksanakan 24-26 November 2017. Sekitar 200 peserta lomba dari dalam dan luar negeri akan mengikutinya, kata Simangunsong. Sudah tersedia adanya 15 perahu kayak, dan “Pemkab Tobasa menambahnya, sudah membeli untuk menyediakan perahu kayak dari Pemkab sebanyak 10 perahu, membelinya dengan menggunakan dana APBD”, kata dia.

Adapun Toba Rafting, akan bisa diikuti 800 peserta, arenanya di sungai Asahan, di sekitar kawasan pabrik Inalum. Namun belum dipastikannya berapa peserta dan dari mana saja akan datang ikut berlomba.

Potensi sport tourism lainnya di kawasan Danau Toba, menurut Simangunsong, adalah olahraga paralayang dan paragliding.

“Kami berharap bantuan dari Kemenpar dalam hal kegiatan pemasarannya, kegiatan memajukan kuliner, dan mendorong kemitraan di destinasi Danau Toba itu,” kata dia.

Kadis Pariwisata  yang sudah menjabat empat tahun itu juga memperlihatkan satu kawasan pantai Danau Toba, telah rapi terbangun dengan sarana memadai dijadikan kawasan untuk kegiatan rekreasi di pantai dan di atas air Danau. Pantainya panjang berpasir putih, nama  lokasinya Pantai Lumban Bulbul, berjarak sekitar 20 menit berkendara mobil dari tengah kota Balige.Tampak berpotensi dijadikan area kegiatan event termasuk event olahraga. Sekarang sudah digunakan tempat rekreasi oleh masyarakat yang datang dari sekkitar kota Balige, ibukota Kabupaten Tobasa.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.