Akomodasi di daerah-derah yang akan dilewati Gerhana Matahari Total (GMT)   telah habis dipesan. GMT pada tanggal 9 Maret 2016 itu akan melintasi 12 provinsi di pulau-pulau yang berbeda. Banyak akomodasi berbintang di daerah sudah dipesan sejak tahun 2012. Maluku Utara akan mengalami GMT paling lama. Salah satu hotel bintang 4 di Ternate, Bela International Hotel sudah habis dipesan sejak tahun 2012. Kedutaan Besar Thailand di Jakarta telah memesan suite room dan penthouse di hotel ini.

“Kami punya 192 kamar dan itu semua fully booked. Pemesanan banyak datang dari agen perjalanan. Yang pesan orang asing semua. Sebagian besar datang dari Eropa seperti Inggris. Ada juga tamu Asia dari Jepang, Thailand, dan Singapura. Rata-rata mereka akan masuk tanggal 8 Maret dan check-out pada 10 Maret. Kru yang menyiapkan perlengkapan menyaksikan gerhana ada yang sudah akan check-in sejak tanggal 6 Maret,” ujar Lutfi S. Djama dari Bela International Hotel Ternate.

Di bagian barat Indonesia, GMT tidak akan berlangsung lama. Meskipun demikian, hotel-hotel berbintang di Belitung seperti Grand Hatika, BW Suite, dan Biliton sudah lama menerima pemesanan. Semakin dekat ke tanggal 9 Maret, hotel-hotel lain pun mulai penuh.

Tetapi, dampak yang telah dirasakan oleh para pemilik dan pengelola akomodasi dari GMT 2016 tampaknya belum bisa dirasakan oleh para operator tur lokal.

Karmila Shanti, Director of Sales and Finance BelitungIsland, satu operator tur lokal besar di Belitung mengatakan, sampai akhir Januari 2016 sudah ada 81 pax yang mengkonfirmasi akan berkunjung ke Belitung untuk GMT.

“Rata-rata FIT (free individual traveler). Kami tidak membuat paket khusus. Sampai saat ini, belum cukup jelas even-even apa saja yang mau diadakan pemerintah daerah pas hari H. Pada tanggal 9 Maret nanti, tamu-tamu kami akan menyebar di beberapa lokasi untuk menyaksikan gerhana. Beberapa dari mereka sengaja datang lebih dulu agar dapat menemukan lokasi paling bagus. Kami juga informasikan kepada mereka lokasi-lokasi yang sudah pernah disurvei. Di Belitung, kami belum tahu di mana lokasi pemusatannya secara resmi,” tutur Karmila.

Awi dari Asha Tour and Travel Ternate ialah sedikit dari operator tur lokal yang membuat dan menjual paket wisata khusus GMT 2016. Dari semua operator yang membuat dan menjual paket GMT 2016 di Ternate dan Maluku Utara, sampai akhir bulan lalu total paket terjual baru sekitar 1000 pax.

Para pelaku industri pariwisata di Ternate masih menunggu berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate terkait kegiatan-kegiatan sebelum dan sesudah GMT. Pengamatan GMT di Ternate rencananya akan tersebar di pinggir-pinggir pantai.

Bulan lalu pemerintah melalui Kementerian Pariwisata telah merilis bahwa akan ada seratusan even dalam rangka GMT 2016. Dalam situs resmi pariwisata Indonesia, ada tiga festival di Sulawesi dengan tampilan yang langsung menunjukkan even tersebut terkait dengan GMT. Satu festival di Maluku Utara merupakan even tahunan yang tahun ini disinergikan dengan GMT.

Gerhana matahari total adalah atraksi global. Fenomena alam ini terjadi setiap tahun tetapi tidak semua belahan bumi mengalaminya. Maka, promosi dan pengemasan serta pengelolaannya sebelum-selama-setelah gerhana matahari total yang hanya berlangsung selama beberapa menit juga tidak bisa dilakukan dengan cara biasa-biasa saja. Kita telah satu tahun penuh mempersiapkannya. Pada tanggal 9 Maret mendatang, itu akan jadi ‘2 menit untuk 30 tahun ke depan’ atau ‘2 menit untuk menunggu 30 tahun lagi’. *** (Yun Damayanti)