Beberapa sudah kita mulai, triatlon, tributton, sepeda dan lainnya di wisata olahraga. Marathon (lomba lari), Thailand memang sudah lebih lama medahului. Gambar ini dari salah satu event olahraga di Bintan.

Beberapa sudah kita mulai, triatlon, tributton, sepeda dan lainnya di wisata olahraga. Marathon (lomba lari), Thailand memang sudah lebih lama medahului. Gambar ini dari salah satu event olahraga di Bintan.

Ini patut diperhatikan, jangan-jangan dia nanti lebih maju lagi beberapa langkah dari kita. Thailand kini berancang memajukan wisata olahraga. Ketika di Bali dilaksanakan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) medio Juni yang lalu, di Thailand,  dilaksanakan seminggu sebelumnya, Thailand Travel Mart Plus (TTM+) bertempat di bagian utara negara itu, Chiang Mai. Mereka melaporkan menarik lebih dari 850 delegasi dari 55 negara, dengan tema utama mengenai Integrasi ASEAN dan Pariwisata Olahraga.

Itu event untuk ke15 kalinya, sementara BBTF untuk yang kedua. Travel trade show selama tiga hari acara di Chiang Mai itu diadakan di gedung yang baru dibangun Chiang Mai International Exhibition and Convention Centre (CMECC).

Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Kobkarn Wattanavrangkul, membuka TTM Plus dengan presentasi tentang potensi Pariwisata Olahraga Thailand, menguraikan rencana negara itu untuk menjadi “tujuan impian untuk olahraga”.

TTM Plus itu diselenggarakan oleh Tourist Authority of Thailand (TAT). Di antara delegasi dilaporkan terdaftar pada acara tersebut 345 penjual dari Thailand dan negara-negara Kamboja, Laos, Vietnam, dan Myanmar, 305 pembeli internasional, 110 pengunjung perdagangan, serta lebih dari 100 media internasional dan lokal.

China datang dengan kontingen terbesar 43 pembeli, diikuti oleh Inggris dengan 27 dan Australia dengan kontingen terbesar ketiga dengan 21 pembeli.

Sponsor utama dari acara tahun ini adalah Thai Airways International, Bangkok Airways, Pelican Hotel Solutions, King Power International, dan Biro Pameran dan Konvensi Thailand.***