Pengelola 3-A, TA/TO, Pemda di Tourist Spots D. Toba Perlu Konsolidasi, utk Sukseskan Penerbangan Singapura-Silangit

Penerbangan Silangit – Singapura vv tersebut merupakan layanan penerbangan internasional perdana yang beroperasi di Bandara Silangit.(Foto:Kemenhub)

Penerbangan Silangit – Singapura vv tersebut merupakan layanan penerbangan internasional perdana yang beroperasi di Bandara Silangit.(Foto:Kemenhub)

Jakarta, (ITN-IndonesiaTouristNews):Bagi pelaku bisnis dan masyarakat di Danau Toba, ini bukan lagi angan-angan tetapi sudah jadi kenyataan. Kenyataan, beroperasinya Bandara Silangit sebagai Bandara Internasional, dan pesawat Garuda Indonesia membawa 60 penumpang (dua pertiga dari kapasitas angkut penumpang pesawat itu) telah mendarat pada pukul 13.40 WIB di Bandara Internasional Silangit tanggal 28/11/2017. Penerbangan Singapura-Silangit selanjutnya akan dilakukan tiga kali seminggu.

Memang, dijelaskan, bahwa “Pada tahap awal layanan penerbangan Silangit – Singapura ini kami layani melalui penerbangan charter. Penerbangan Silangit – Singapura akan kami proyeksikan menjadi layanan penerbangan berjadwal”, Dirut Garuda Indonesia Pahala Mansury mengatakannya melalu satu siaran pers. Jadi, tahap sekarang penerbangan rute Silangit – Singapura vv tersebut akan dilayani sebanyak tiga kali seminggu melalui layanan penerbangan charter dan dioperasikan dengan menggunakan armada Bombardier CRJ 1000 berkapasitas 96 penumpang.

“Terminal bandara kita rancang untuk 350.000 orang/tahun. Dari hitungan sekarang bisa sampai 500.000 orang. Jadi mungkin 2019 akan kita perbesar lagi,” ujar Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Program paket wisata 4 hari 3 malam kunjungan wisata di Danau Toba, itu yang ditawarkan pada para penumpang penerbangan perdana itu.

Dari perspektif bisnis wisata jelas sekali terkandung kini pesan-pesan urgen: para pengelola atau pelaku bisnis di bidang 3-A, asksesibilitas (termasuk angkutan darat dan danau setempat), amenitas termasuk hotel dan fasilitas umum lainnya, dan atraksi, perlu segera besama melakukan konsolidasi untuk memastikan, paket-paket bagaimana yang sebaiknya dijual ? Kapasitas 96 tempat duduk di setiap penerbangan Garuda itu di satu sisi tentu perlu diisi full, apalagi statusnya penerbangan charter (kecuali ada pembatasan kondisi landasan pacu bandara); di sisi lain, itu merupakan peluang yang selama ini digandrungi oleh para pelaku bisnis dan masyarakat di destinasi ini.Para kepala pemda selaku CEO,— mengutip Menteri Pariwisata Arief Yahya,— bisa membuktikan komitmen masing-masing membangun dan megembangkan pariwisata  dengan posisi dan fungsinya sebagai pemimpin daerah.

Bandara Silangit kini telah didukung oleh beberapa penerbangan berjadwal domestik setiap hari, dari Jakarta, dari Medan, dari Batam oleh beberapa maskapai penerbangan: Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Citilink, grup Lion Air, Susi Air.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.