Botol air minum yang dilengkapi dengan tempat di  dalamnya praktis untuk menempatkan infused water.(Foto:YD)

Botol air minum yang dilengkapi dengan tempat di dalamnya praktis untuk menempatkan infused water.(Foto:YD)

Pilek dan batuk, gejala gangguan kesehatan paling umum pasca Lebaran. Suhu udara panas membuat siapapun tergoda mengkonsumsi makanan dan minuman dingin. Tidak sadar mengkonsumsi makanan berlemak lebih banyak daripada yang mengandung tinggi serat. Apalagi bagi para pemudik, bisa jadi tidak memperhatikan asupan makanan dan minuman selama dalam perjalanan. Barangkali abai juga terhadap rasa lelah yang mendera tubuh.

Pada awalnya saya tidak terlalu percaya dengan khasiat infused water meskipun telah membacanya di internet. Pertama kali melihatnya ketika sedang makan malam di sebuah warung makan di Gapang, Sabang, Aceh beberapa tahun silam. Dua orang wisatawan penyelam asal Perancis, duduk di sebelah saya, meminta dua buah jeruk nipis lalu diiris-iris. Seiris jeruk diperas kemudian memasukkan sisa irisan lain ke dalam air mineral kemasan ukuran 1 liter. Waktu itu belum tahu namanya infused water atau kadang disebut air detox. Baru sekitar dua bulan ini saya membiasakannya dan mulai merasakan manfaatnya.

Saya buat sendiri infused water dari jeruk nipis atau lemon. Teringat cara wisman Perancis, seiris jeruk diperas dan memasukkan irisan lain ke dalam botol yang mempunyai tempat untuk memasukkan irisan buah. Ukurannya sekitar 800 ml. Karena lambung sudah sensitif, saya ikuti resep lainnya di internet yakni dengan menambahkan jahe. Jahe, diparut atau dipipihkan, berfungsi meredakan rasa nyeri lambung juga jadi bahan membakar kalori dalam tubuh.

Sudah sekitar dua bulan lebih mengkonsumsinya secara rutin setiap hari, termasuk saat berpuasa kemarin dan sampai saat ini setelah libur Lebaran usai. Hasilnya, pencernaan lebih lancar, tidak mudah pilek dan batuk, jerawat di kulit pun enggan muncul, dan tubuh rasanya lebih segar. Makan seperti biasa dengan porsi tidak berlebihan.

Bagi para pemudik ataupun yang baru saja menikmati liburan Lebaran, selain dapat mencoba cara di atas, bisa juga mencobanya dengan buah nanas. Di dalam satu resep menyebutkan, setengah cup nanas diiris-iris, 5 buah stroberi, dan 1-2 sendok teh cuka apel atau bisa diganti dengan perasan 1 buah jeruk nipis/lemon, dimasukkan ke dalam satu pitcher/teko besar. Jika suka dalam keadaan dingin bisa ditambah dengan ½ cup batu es.

Nah, bagi perempuan yang merasa berat badannya naik pasca Lebaran, bisa membuatnya dengan menggunakan mentimun, jahe dan jeruk nipis. Sebuah lemon diiris-iris, 1 buah mentimun diiris tipis, 1 sendok makan jahe parut, dan 1 buah jeruk nipis diperas ambil airnya. Untuk rasa lebih segar dapat ditambahkan daun mint 10-12 lembar. Semua itu masukkan ke dalam pithcer/teko.

Dalam membuat infused water, setelah bahan-bahan dimasukkan ke dalam teko atau botol berisi air, didiamkan beberapa jam dalam lemari es sebelum diminum. Bagi yang sudah mulai bersin atau batuk, lebih baik diamkan dahulu sampai infused water mencapai suhu ruang atau tidak dimasukkan ke dalam lemari es sama sekali dan tunggu antara 2-4 jam sampai rasa buah keluar dan menyatu dalam air. Memang air tak akan lagi tampak jernih. Tapi itu tidak apa-apa.

Ada yang menyarankan infused water dikonsumsi sebanyak 2 sampai 4 gelas per hari. Itu sekitar 0,05 ml sampai dengan sepersepuluh dari total 8 liter air yang mesti kita konsumsi dalam sehari. Saya tidak minum suplemen atau obat dengan infused water, dan selalu memberi jarak waktu sekitar minimal setengah jam apabila mengkonsumsi minuman lain seperti teh atau susu.

Infused water atau air detox adalah air buah alami sehat dan mudah sekali membuatnya.(Foto:Ist.)

Infused water atau air detox adalah air buah alami sehat dan mudah sekali membuatnya.(Foto:Ist.)

Jeruk, diantaranya lemon dan nipis, kaya vitamin C. Lemon untuk meningkatkan daya kekebalan tubuh, sedangkan nipis juga mengandung kalsium dan asam folat, serta zat anti-caranogenic atau anti kanker dan mengurangi pembentukan batu ginjal.

Jahe baik buat pencernaan karena dapat membersihkan saluran pencernaan dan memperbaiki penyerapan makanan dengan menstimulasi pengeluaran enzim pada lambung dan pankreas. Fungsi lainnya, mengurangi rasa sakit di perut, nyeri, dan memperlambat pertumbuhan sel kanker usus.

Buah nanas mengandung enzim bromelain yang dapat membantu pencernaan, membersihkan darah dan membantu memecahkan protein. Buah berdaging kuning ini juga mengandung zat anti nyeri (anti-inflammatory) sehingga bagus bagi yang suka merasakan nyeri di persendian. Tak hanya itu, kandungan mangan dalam nanas bisa mengatur gula darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain apel, mentimun paling banyak direkomendasikan dalam resep-resep infused water untuk menurunkan berat badan. Mentimun mengandung banyak air dan alkali. Juga membersihkan pencernaan dan membantu penyerapan makanan, serta mengandung zat anti-nyeri.

Apabila Anda melihat wadah air putih berisi potongan lemon atau buah-buahan di meja prasmanan sarapan di hotel, cobalah untuk meminumnya. Infused water amat bermanfaat bagi traveler. Selamat mencoba. Tetap sehat ! *** (Yun Damayanti)