Pameran pariwisata sekaligus pameran aneka produk kreatif bertajuk Indonesia Tourism & Creative Economy Fair  (ITCEF) 2015 akan digelar 16 – 18 Oktober ini, di Jakarta Convention Center  Hall B. Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) menyelenggarakannya didukung oleh Kementerian Pariwisata RI.

Tahun ini ITCEF adalah yang ke 4 sejak pertama kali dilaksanakan tahun 2012. Sebanyak 109 peserta  akan memamerkan destinasi Indonesia, bukan menjual paket perjalanan luar negeri.  Tapi memang, pesertanya antara lain  Dinas Pariwisata Provinsi/Kota/Kabupaten seluruh Indonesia, BPPI Provinsi seluruh Indonesia, National / Regional Tourists Boards, Airlines, Airports & Airport Services,  Travel Agent, Destinasi Wisata, Museum, Golf Courses, Hotel, Restaurant & Bar,  Sekolah Pariwisata dll.  Sedangkan dari industri kreatifnya akan hadir pelaku di berbagai bidang antara lain  Musik, Barang Antik, Seni Pertunjukan, Periklanan, Desain, Fesyen, Kuliner, industri Kerajinan dll.

“Tujuannya adalah untuk mensukseskan dan memperkenalkan kekayaan pariwisata ekonomi kreatif Indonesia dan tentunya paling tidak meningkatkan jumlah perjalanan wisnus karena mendorong pengenalan dan penjualan destinasi dalam negeri, “ kata Yanti Sukamdani Ketua BPPI pada jumpa pers pelaksanaan ITCEF 2015 di Jakarta Convention Center (13/10/15) .

Yanti menambahkan, diketahui ekonomi kreatif memiliki kontribusi sebanyak 7,6% atau Rp. 140 triliun terhadap total produk domestik bruto (PDB) . Terhadap ekspor menyumbang sekitar 10%, melibatkan 7,7 juta  orang atau 7% dari jumlah tenaga kerja nasional. Kalau pariwisata saja mempekerjakan lebih dari 11%  tenaga kerja maka pariwisata dan ekonomi kreatif berkontribusi menyumbang sekitar 20% penyerapan tenaga kerja nasional.

Ajang ini akan menjadi kesempatan bertukar informasi seputar industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia guna menyiapkan diri menuju persaingan di tengah Asean Economic Community (AEC) .

Ajang serupa ini tahun lalu dinyatakan mencatat transaksi bernilai Rp. 20 milyar.  Tahun ini diharapkan transaksinya lebih besar meski hanya bersifat consumer show, atau B to C. Sebanyak  15 ribu pengunjung  tahun ini ditargetkan datang berburu segala macam promosi wisata selama  3 hari penyelenggaraannya.  Pameran akan berlangsung pukul 10.00-20.00 WIB setiap harinya. Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk masuk ke area pameran ini.***(Ekasanti)