itn-pacto-logo-08122017 Jakarta, (ITN-IndonesiaTouristNews): Tentulah Anda pernah mendengar atau mengetahui nama Pacto Tour & Travel, bukan? Kemarin usianya 50 tahun. Patut disampaikan salut.  Berdiri sejak tahun 1967 sebagai salah satu pioneer di industri pariwisata di Indonesia, saat ini Pacto memiliki dua divisi utama yaitu Destination Management Company (DMC) dan Travel Management Services (TMS), menjadikannya sebagai perusahaan yang,— diakui sendiri oleh Pacto—, memiliki jaringan travel dan destination management terbesar di Indonesia.

“Kami memulai perusahaan ini di sektor inbound dan sampai saat ini sektor ini tetap menjadi core business perusahaan. Pacto tidak saja telah berkembang menjadi perusahaan Destination Management (DMC) yang memiliki jaringan terbesar di Indonesia, namun juga merupakan satu-satunya perusahaan Destination Management (DMC) nasional dengan portofolio seimbang di seluruh dunia.  Hal ini membuktikan visi jangka panjang dan analisis pasar yang mendalam,” sambut Raty Ning, Presiden Direktur Pacto pada acara HUT makan malam di Jakarta kemarin 7/12/2017 dan disiarkan melalui siaran pers.

“Visi 360 derajat inilah yang telah menginspirasi kami untuk membuka beberapa perusahaan sesuai segmentasi pasar setelah kami berhasil mengembangkan Pacto Convex yang bergerak di bidang konvensi dan pameran.   Saat ini kami merupakan satu-satunya pemain inbound yang memiliki Bali Prima Holiday, suatu perusahaan yang sepenuhnya didedikasikan untuk  perjalanan wisata yang dirancang khusus  (tailor made) baik untuk individu (FIT) maupun group (GIT).  Sementara itu, kami tetap mempertahankan volume purchasing power perusahaan berkat kekuatan group perusahaan di semua segmen,” lanjutnya.

Walau tak menyebutkan nilai nominalnya,revenue Pacto tahun ini meningkat tajam mencapai 40%, jika dibandingkan dengan tahun lalu.  Ini menunjukkan bahwa sektor inbound sangat menjanjikan dan sejalan dengan program Pemerintah yang menjadikan sektor pariwisata sebagai lokomotif penghasil devisa negara terbesar bahkan menjadikan sektor pariwisata sebagai core economy negara ini ke depan,” tambah Raty.

Agen dan operator ini telah menerima lima kali penghargaan dalam kurun waktu delapan tahun sampai dengan tahun 2016, antara lain mempertahankan predikat TTG Travel Awards “Best Travel Agency in Indonesia”.  Penghargaan lainnya, Travel Magazine Award “Best DMC Worldwide” dan “Best Destination Management Company” dari Venue Magazine pada tahun 2013, dan lain-lain.

Sebagai pemain global di industri pariwisata, perusahaan ini memiliki perwakilan luar negeri di Asia, Eropa, dan Timur Tengah.***