Nusa Tenggara Timur Siap Beri Insentif Termasuk Cash-back Demi Mendongkrak Kunjungan Wisatawan Mancanegara

(kiri ke kanan): Abed Frans, Ketua DPD ASITA NTT; Marius A.Jelamu, Kepala Dinas Pariwisata NTT; Iwan Novi Hantoro, Plt.GM AP I Bandara Internasional El Tari Kupang.Ketiganya menandatangani Nota Kesepahaman mengenai stimulus yang akan diberikan guna mendongkrak kunjungan wisman ke NTT.(Foto:YD)

(kiri ke kanan): Abed Frans, Ketua DPD ASITA NTT; Marius A.Jelamu, Kepala Dinas Pariwisata NTT; Iwan Novi Hantoro, Plt.GM AP I Bandara Internasional El Tari Kupang.Ketiganya menandatangani Nota Kesepahaman mengenai stimulus yang akan diberikan guna mendongkrak kunjungan wisman ke NTT.(Foto:YD)

Kupang, (ITN-IndonesiaTouristNews): Serangkaian “perangsang” atau stimulus  telah disepakati demi menarik wisman ke NTT.  Yaitu Nota Kesepahaman antara PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara El Tari Kupang dengan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia tentang Dukungan Kegiatan Pemasaran untuk Menarik Wisatawan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur, ditandantangani minggu lalu pada Kamis, 19 Oktober 2017, di Hotel Swiss Belinn Kristal Kupang.

PT AP I Bandara Internasional El Tari Kupang akan memberikan insentif (stimulus) berupa pembebasan landing fee bagi maskapai dan pembebasan biaya materi promosi, termasuk kegiatan pemasaran, yang berada di dalam kawasan bandara sesuai dengan aturan PT AP I.

Selaku operator bandara, PT AP I juga akan terus meningkatkan pelayanan di sisi udara maupun di darat.

Terkait dengan pembebasan landing fee, Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Moch. Asrori menegaskan, itu berlaku bagi maskapai yang akan membuka rute baru dari dan ke Bandara El Tari Kupang.

“Hanya untuk rute baru. Tidak untuk rute yang sudah eksisting,” kata Asrori.

Terminal Kedatangan Internasional dan ruang tunggu Keberangkatan Internasional telah disiapkan di Bandara Internasional El Tari Kupang.(Foto:YD)

Terminal Kedatangan Internasional dan ruang tunggu Keberangkatan Internasional telah disiapkan di Bandara Internasional El Tari Kupang.(Foto:YD)

Sedangkan insentif yang akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi NTT berupa cash back. Pemberian itu mengacu pada Keputusan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor KM.73/KP.107/MP/2017.

Pemprov akan memberikan cash back setara dengan USD 15 per orang untuk wisman dari kawasan ASEAN yang tinggal selama minimal 3 malam. Insentif untuk wisman dari kawasan Asia Pasifik setara dengan USD 15 per orang untuk yang tinggal minimal selama 3 malam, USD 20 per orang untuk yang tinggal selama 6 malam, dan USD 25 per orang untuk yang tinggal selama 9 malam. Wisman dari kawasan ini di antaranya Australia, pasar terdekat sekaligus bertetangga langsung dengan NTT.

Kemudian bagi wisman long haul dari kawasan Amerika dan Eropa, besar insentif setara dengan USD 25 per orang dengan minimal lama tinggal 11 malam.

Pemprov melalui Dinas Pariwisata akan menyelenggarakan gala dinner dan welcome dance kepada maksimal antara 50  hingga 100 wisman yang datang dalam grup. Serta pemberian cenderamata kepada maksimal 20 wisman yang datang dalam grup.

Agen perjalanan/operator tur di NTT sepakat memberikan potongan harga dan menyediaan paket-paket wisata yang menarik.

Nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Iwan Novi Hantoro, Plt. General Manager PT AP I Bandara Internasional El Tari Kupang; Marius Ardu Jelamu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT; dan Abed Frans, Ketua DPD ASITA NTT. Penandatanganan dilakukan di hadapan peserta sellers dan buyers yang hadir di FGD CDD sebelum table top Komodo Travel Mart 2017.

Selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama mengenai  pemberian stimulus untuk kegiatan pemasaran dalam rangka menarik lebih banyak wisman berkunjung ke NTT. Nota kesepahaman yang telah ditandatangani akan menjadi dasar pembentukan kerja sama.

Garuda Indonesia kini tengah mempersiapkan penerbangan charter Dili-Kupang. Menurut rencana, akan beroperasi sebelum tahun 2017 berakhir. Dan Virgin Australia tengah menjajaki pembukaan rute Darwin-Kupang.

Para pemangku kepentingan industri pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) tampaknya kian fokus dan serius menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Seiring dengan semakin dikenal destinasi Labuan Bajo dengan ikon komodonya, Sumba dengan Nihi Sumba Island (dulu Nihiwatu) yang dinobatkan kembali sebagai hotel terbaik dunia 2017 oleh Travel+Leisure, dan Pulau Rote yang semakin ramai dikunjungi para peselancar mancanegara.*** (Yun Damayanti)

  1. Indonesia kaya akan alamnya yang indah. Surganya pecinta keindahan alam. Ribuan destinasi wisata tak pernah habis Destinasi Wisata Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.