Bruno Corbet,Direktur Club Med Indonesia (kiri),Henri Giscard d'Asting,CEO & Chairman Club Med (kedua kiri),bersama pasangan selebriti Indonesia Titi Kamal dan Christian Sugiono pada acara soft launching New Club Med Bali,Selasa (6/9),di Bali.(Foto:Club Med Bali)

Bruno Corbet,Direktur Club Med Indonesia (kiri),Henri Giscard d’Asting,CEO & Chairman Club Med (kedua kiri),bersama pasangan selebriti Indonesia Titi Kamal dan Christian Sugiono pada acara soft launching New Club Med Bali,Selasa (6/9),di Bali.(Foto:Club Med Bali)

Resor Club Med di kawasan Nusa Dua Bali mengusung konsep baru, “Must-try Experiences”Sejak 1 Mei 2016, hotel resor itu merasakan 12,1% pertumbuhan kunjungan wisatawan terutama dari bagian timur dan selatan kawasan Asia Pasifik (tidak termasuk Indonesia), dan 29,3% tamu dari Eropa dan Afrika dibandingkan pada periode yang sama pada 2015 lalu. Lalu, apa konsep baru itu? Resor tersebut akan segera menyelesaikan proyek renovasi penuh. Sebelum diluncurkan kembali tahun 2017, manajemennya telah melakukan soft launching pada Selasa (6/9). Konsep dimaksudkannya efektif mulai tahun depan,

Must-try Experience

Pengalaman pertama yang harus dicoba adalah menjajal, paling tidak, salah satu dari aktivitas bertema “Menemukan Kebudayaan Bali Bersama-sama”. Tahun depan, tamu yang menginap di Club Med Bali dapat mencoba berbagai kegiatan seni dan budaya Bali, serta kelas bahasa bagi yang hendak belajar bahasa Indonesia di Studio Seni dan Kerajinan. Bagi ibu-ibu atau tamu perempuan, mencicipi dan mencoba memasak makanan Indonesia bisa menjadi program yang patut dicoba. Lalu ada pertemuan-pertemuan penuh wawasan dengan melihat, atau bahkan mengikuti, berbagai proses upacara tradisional di Bali. Dan ada malam kebudayaan di tepi pantai dengan menggelar tarian bali serta pertunjukan api yang memikat.

Yoga bersama di pantai. Salah satu aktivitas "Must-try Experience" di Club Med Bali.(Foto:Club Med Bali)

Yoga bersama di pantai. Salah satu aktivitas “Must-try Experience” di Club Med Bali.(Foto:Club Med Bali)

Pengalaman kedua ini cocok bagi tamu dewasa atau para orang tua yang memerlukan “recharge” dan ingin bugar kembali. Yoga di pantai saat sunrise dan sunset tidak hanya akan membuat otot-otot yang tegang menjadi lemas kembali tetapi juga merasakan kenyamanan di dalam jiwa. Melakukan aktivitas cardio, seperti jogging atau jalan santai di Botanical Track beberapa menit sebelum yoga, menjadi pemanasan yang akan segera mengembalikan kebugaran tubuh. Di hari-hari yang panas, Idyllic dan Contemporary Zen Pool bagai oase untuk beristirahat.

Meskipun masih kalah pamor dari Thai massage, pijatan ala Indonesia semakin banyak dicari karena, katanya, enak banget. Pemijatan bagian dari spa. Setelah badan lelah melakukan berbagai aktivitas fisik kemudian menikmati relaksasi di Mandara Spa.

Henri Giscard d’Estaing, CEO of Club Med, dalam siaran pers mengatakan, tren utama industri perjalanan sekarang adalah lebih banyak wisatawan mencari berbagai pengalaman unik selama masa liburan mereka, baik itu melibatkan unsur kebudayaan maupun kegiatan kebugaran yang berbeda-beda.

Club Med Bali Relaunch.(Foto:Club Med Bali)

Club Med Bali Relaunch.(Foto:Club Med Bali)

Unsur-unsur budaya Indonesia dalam nafas desain modern

Proyek renovasi Club Med Bali berlangsung selama tiga tahun. Kamar-kamarnya berubah, dirancang secara artistik dengan memadukan unsur-unsur kontemporer dan gaya Bali yang otentik. Beberapa bangunan baru seperti Zen Pool dirancang untuk menciptakan suasana damai dan mewah, gourmet lounge The Deck, Family Space, dan Splash Park yang ditambahkan di area resor untuk memberikan ruang yang sesuai bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Patung-patung Buddha berukuran besar dan beberapa pura di halaman resor menciptakan atmosfer dan sentuhan spiritual. Keberadaannya menghadirkan keharmonisan unsur-unsur budaya dalam nafas arsitektur modern. ***