Kapankah Anda akan ke sana? Siapakah yang mau mengeksplore untuk membawa wisatawan? (Foto:Ist)

Kapankah Anda akan ke sana? Siapakah yang mau mengeksplore untuk membawa wisatawan? (Foto:Ist)

Ada sebuah resor tepi pantai di Morotai kini,  D’Aloha Resort namanya. Grup Jababeka memulai membangun sebagai pengembang. Siapa operator tur yang akan memulai memasarkan tempat ini untuk dikunjungi wisatawan? Posisi Pulau Morotai berada di utara Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara. Salah satu pulau paling utara di Indonesia ini dikenal dengan ‘Mutiara di bibir Pasifik’ karena keindahannya. Di balik keindahannya, posisi pulau ini strategis pernah dimanfaatkan oleh Jepang untuk menguasai Filipina dan Indonesia pada masa Perang Dunia II. Jelang akhir tahun 1944, tentara sekutu Amerika Serikat dan Australia di bawah pimpinan Jenderal Douglas MacArthur mendarat di pulau ini dan memaksa Jepang keluar. Di pulau ini didirikan markas tentara sekutu hingga PD II berakhir.

Berselang 70 tahun kemudian, tak ditemukan lagi sisa-sisa peperangan di Morotai. Tapi kecantikan si pulau kembar, Dodola Besar dan Dodola Kecil, tak lekang dimakan masa. Di belakang garis pantai berpasir putih halus berjajar cemara laut (Casuarina equisetifolia) di depan air lautnya sejernih kristal. Saat air laut surut di siang hari, kedua pulau kembar itu seolah terhubung.

Terpisah sekitar dua puluh menit menyeberang dari Daruba, ibukota Kabupaten Morotai, Dodola adalah salah satu surga tersembunyi bagi para sun-seeker dan penyelam. Keindahan bawah lautnya bukan hanya dari kehidupan di bawah air tetapi juga banyaknya bangkai kapal dan pesawat tempur dari masa PD II. Ada 13 titik penyelaman di sekitar Morotai. Dan pantainya, konon menjadi tempat istirahat favorit Sang Jenderal bersama pasukannya. *** (Yun Damayanti)