Abra,taksi air dari kapal kayu menghubungkan kota Dubai ke kawasan historis The Creek.(Foto:Dubai Tourism)

Abra,taksi air dari kapal kayu menghubungkan kota Dubai ke kawasan historis The Creek.(Foto:Dubai Tourism)

Jalan-jalan di kota Dubai? Anda sendiri bisa mudah mengatur sendiri! Dubai juga terkenal dengan taksi airnya. Selain taksi-taksi air dengan menggunakan kapal-kapal modern, pengunjung dan wisatawan bisa mencoba taksi air dari kayu. Namanya Abra.

Abra melayani dua rute. Pertama dari Stasiun Abra Bur Dubai menuju Stasiun Abra Old Souq. Ini beroperasi mulai dari pukul 05.00 hingga tengah malam setiap hari. Rute lainnya dari Stasiun Abra Old Souq ke Stasiun Abra Al-Sabkha yang beroperasi setiap saat.

Taksi air ini menghubungkan kawasan historis The Creek. Biayanya murah hanya AED 1 untuk sekali jalan atau sekitar Rp 3.500,00 saja. Pembayarannya secara tunai langsung ke pengemudi kapal.

Anda sudah maklum, bukan? Kota Dubai di Uni Emirat Arab saat ini merupakan hub utama konektivitas udara global. Keberadaannya bahkan telah menggeser kota-kota hub utama sebelumnya, diantaranya London. Sebagai hub dari seluruh penjuru dunia, kota inipun mengalami perkembangan pesat. Dikatakan, ini adalah kota paling gemerlap di kawasan Timur Tengah. Di Dubai, kita akan melihat dunia Arab yang modern. Dan salah satu modernitas itu tercermin pada transportasi umumnya.

Dubai Metro.(Foto:Dubai Tourism)

Dubai Metro.(Foto:Dubai Tourism)

Transportasi umum di Dubai dioperasikan oleh Roads & Transport Authority (RTA), terdiri dari Dubai Metro (kereta), bis, bis air, dan abra (taksi air). RTA menawarkan satu paket aksesibilitas kota yang disebut ‘Satu Hari di Dubai’ (One Day in Dubai). Paket ini juga bisa dibeli oleh wisatawan maupun pengunjung asing. Dengan ini bisa menggunakan seluruh transportasi umum sehingga mempermudah menjelajahi kota paling gemerlap di kawasan Timur Tengah.

Di manapun, moda transportasi kereta adalah yang paling efisien karena dapat mencapai ke manapun dan harganya paling terjangkau. Untuk itulah pemerintah kota mengoperasikan Dubai Metro sejak tahun 2009. Jalur Dubai Metro terbentang sepanjang 75 kilometer dan menjangkau seluruh destinasi utama di kota. Kereta di dalam kota ini ada dua jalur, Red Line dan Green Line.

Red Line melintang sepanjang 52,1 kilometer dari Sheikh Zayed Road ke Bandara Internasional Dubai hingga ke Jebel Ali. Green Line membentang sepanjang 22,5 kilometer menghubungkan Zona Bebas Bandara Dubai dengan Dubai Healthcare City. Frekuensi kereta setiap 2 hingga 5 menit. Metro Dubai beroperasi mulai dari pukul 6.00 sampai dengan pukul 23.00 pada hari Sabtu hingga Kamis. Sedangkan pada hari Jumat beroperasi lebih larut hingga pukul 01.00 dini hari. Di sebagian besar stasiun tersedia taksi dan bis untuk melanjutkan perjalanan.

Harga tiket Dubai Metro mulai dari AED 2 atau sekitar Rp 7.000,00 untuk pemberhentian satu zona hingga AED 6,50 atau sekitar Rp 25.000,00 untuk pemberhentian di lima zona. Kurs 1 dirham Emirat Arab (AED) sekitar Rp 3.600,00.

Alat transportasi lainnya yang cukup banyak digunakan pengunjung maupun wisatawan terutama untuk menikmati downtown Dubai dan sekitar Dubai Marina adalah sepeda. Penyewaan sepeda tersebar di area utama Dubai termasuk di area downtown dan marina. Setiap orang dapat menyewa hingga empat sepeda. Harga sewa satu unitnya berkisar AED 15 atau sekitar Rp 55.000,00 untuk 30 menit. Sepeda juga disewakan selama 24 jam dengan biaya AED 80 atau sekitar Rp 300.000,00. Penyewa bisa meminjam sepeda melalui aplikasi NextBike yang tersedia di platform iPhone dan Android.

Dengan demikian, pemerintah kota menawarkan kesempatan yang sama kepada semua pengunjung dan wisatawan untuk dapat menikmati Dubai dengan berapapun bujet yang bisa dijangkaunya. Dengan naik transportasi umum di Dubai, kita akan berkesempatan melihat dan merasakan bagaimana Islam tidak menghambat kemajuan dan kemodernan.***

Komentar ITN: Sependapatkah Anda, bahwa Pemda Jakarta sekarang ini harus memberi perhatian  dan melaksanakan pengembangan pariwisata di ibukota negeri ini? Jangan ketinggalan dibandingkan kota-kota internasional lain di Asia ini…