ITN kolom pembaca tampilan Anda kami silahkan mengklik teks warna merah pada banner di halaman Home ini. Informasi dari Anda yang relevan dengan dunia pariwisata kita, akan kami review dan di mana perlu diedit untuk ditampilkan di sini. Salah satu info yang masuk dari pembaca ini menarik sekali dengan teks aslinya tertulis begini:

   Saya punya ide ingin membuat Hotel terapung dengan konsep container yang di modificasi dan plus mancing dan makan 3 kali / hari gratis (inclusive). Dengan transportasi diantar P P gratis pakai speed boat dari lokasi ancol.

Ide saya muncul karena saya mempunyai 1 unit kapal cargo yang rusak mesin tapi tahun 2010 (pembuatan), Panjang : 91 Mtrs , Lebar : 23 mtrs. Di dalam accomodasi kapalnya sendiri sudah memiliki kamar kamar sebanyak kurang lebih 22 kamar tinggal di desain furniture dan airconnya saja.

   Dan rencana di deck depan nya ( bagian luarnya ) bisa di taruh Container sebanyak kurang lebih 20- 30 unit yang di buat untuk kamar , baik yang 20 feet maupun 40 feet ,tergantung keahlian desainernya dan bisa dibuat kan cafe dan restaurantnya di bagian depan ,serta kamar kamar kontainernya juga dapat di taruh di dalam palka ( tempat kargo nya ) ada 2 lubang masing masing panjang 20 mtrs panjang dan lebar : 20 mtrs.

   Untuk ini saya mohon info dan sekaligus mencari partner yang berminat untuk mengubahnya menjadi sebuah hotel terapung dan menunjang pariwisata di kota jakarta.

   Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.

   Hormat saya, Tony Saragih, Mobile : + 62 8121 717774, 62 81222717774.

Menarik, bukan? Setelah diminta penjelasan lebih lanjut, dan dilengkapi dengan beberapa foto, reporter kami melaporkan sebagai berikut:

Kapalnya tampak di latar belakang.(Foto; kiriman)

Kapalnya tampak di latar belakang.(Foto; kiriman)

Pernahkah Anda bayangkan sarapan di dek terbuka di tepi kolam renang dari eks peti kemas (container)  40 kaki (feet), kemudian menikmati spa di dalam sebuah ruangan eks peti kemas 20 kaki sambil memandangi laut, dan pada malam hari tidur di dalam kamar yang pernah ditempati kru dan perwira kapal, yang mana semua itu berada di atas sebuah kapal kargo?

United Marine Indonesia (UMI) melemparkan tantangan ini kepada perancang ruangan dan kontraktor serta operator akomodasi. Perusahaan dengan bisnis utamanya ship supplier ini hendak mengubah fungsi salah satu kapal kargonya menjadi akomodasi terapung dengan memanfaatkan kembali peti kemas-peti kemas yang sudah tak terpakai.

Kapal itu dibangun tahun 2009. Ukurannya panjang 90,70 meter dengan lebar 23 meter. Terdiri dari tiga lantai dengan total 24 kamar yang dahulu merupakan kamar-kamar yang ditempati kru dan perwira kapal, klinik kesehatan dan gudang. Namun sebagian kamar pernah terbakar. Kamar-kamar itu membutuhkan penataan ulang dan furnitur baru.

Selain itu, hendak ditambahkan pula kamar-kamar dari eks peti kemas yang rencananya hendak ditaruh di tempat kargo dan di depan atau di atas palka. Peti kemas yang akan digunakan sekitar 20-30 unit baik yang berukuran 20 kaki dan 40 kaki. Di haluan kapal akan tetap dibiarkan terbuka agar dapat dimanfaatkan sebagai kafe terbuka. Sebuah peti kemas berukuran 40 kaki direncanakan untuk diubah fungsinya jadi kolam renang dan satu unit peti kemas untuk ruangan spa. Di sisi kiri dan kanan kapal tetap dibiarkan sebagai teras. Nantinya pengunjung dapat memancing dari sini.

Mesin dan kelistrikan kapal sudah diperbaiki. Navigasinya sudah normal dan kembali seperti semula.

Akomodasi terapung tersebut akan ditempatkan di perairan dalam Teluk Jakarta. Perusahaannya pernah melontarkan ide ini kepada pengelola Taman Impian Jaya Ancol. Manajemen Ancol menghargai dan mendukung idenya dengan akan mempersiapkan lahan parkir serta dermaga untuk naik-turun ke kapal yang akan mengantar tamu-tamu menuju akomodasi apung dan kembali ke daratan. Kapal itupun akan dilengkapi dengan bottom glass sehingga sebelum check-in ataupun setelah check-out bisa menikmati keindahan panorama bawah laut tanpa harus basah-basahan.

Paket menginap di akomodasi apung di Teluk Jakarta ini dirancang sebagai paket full board. Maksudnya, harga paket sudah termasuk biaya kamar, makan (sarapan-makan siang-makan malam), biaya transfer pergi dan kembali ke dermaga di darat, dan komplimen paket memancing di laut.

UMI menawarkan peluang investasi berjangka waktu lima sampai 10 tahun, atau bisa juga lebih lama. Kepada mitra ataupun investor yang berminat mendukung membangun akomodasi terapung ini akan mendapatkan 10% saham setelah dikurangi biaya operasi atau dari keuntungan bersih.

Kita sudah pernah menempatkan becak-becak di dalam laut agar dapat menjadi media tumbuh baru terumbu karang. Memfungsikan ulang sebuah kapal kargo dan sampah peti kemas tidak hanya akan menciptakan sebuah akomodasi unik. Amazing spaces lahir dari ide-ide yang tidak biasa dan dieksekusi secara presisi dengan kreativitas. Ditambah dengan pengoperasian kapal dan pengelolaan akomodasi yang memperhatikan dan menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan, perwujudan ide ini patut dinanti.*** (Yun Damayanti)