Himpunan Golf Pariwisata Indonesia (HGPI) rupanya telah didirikan belum lama ini, diketuai oleh Mohammad Iqbal dan sekjen Andi Melkan. Asosiasi ini, bermaksud hendak mempromosikan Indonesia ke dunia internasional sebagai destinasi wisata golf kelas dunia. Ini mengingatkan kita pada travel agent di berbagai negeri kaya, di mana terdapat agen-agen spesialis yang kerjanya khusus hanya menjual paket-paket untuk bermain golf. Sebuah agen spesialis Jepang, misalnya, berkantor di kawasan bisnis mahal di kota Tokyo. Golfer murni di Jepang, yang fanatic hobby main golf, berkemampuan dalam setahun menjelajah dari satu pelosok dunia ke pelosok lain, hanya demi menikmati tantangan-tantangan baru yang disajikan oleh golf course berbeda. Sampai ke ujung dunia.

“Ya, saya mengirim kelompok-kelompok golfers sampai ke Amerika Selatan,” katanya suatu ketika. Dari Jepang pun, dia menerima booking dari para pegoilf dari berbagai pelosok negeri sakura itu. Maka setiap bulan dia mengirim grup pemain golf dari berbagai penjuru Jepang, dan diberangkatkannya ke destinasi berbeda. Ke Afrika, Amerika Tengah dan Amerika Latin. Kalau Asia, sudah hampir semua. Namun ada saja kelompok yang setelah beberapa tahun kemudian, kembali lagi bermain ke Asia.

Di ruangan kerja sang Dirut, terpampang peta dunia dengan titik-titik yang menandakan lapangan golf. Di pintu masuk ruang kerjanya, terpampang papan nama bertuliskan : Brain Room. Maksudnya? Dia bekerja penuh dengan otak saja, tak banyak bergerak secara fisik, dan dia hanya menyusun itinerary dan kontak dengan masyarakat golfers di Jepang. Lalu kontak dengan Golf Clubs di pelosok-pelosok dunia itu. Bisnis bagus? Tampaknya begitulah puluhan tahun mengelola agen spesialis golf itu, dia tampak sejahtera.

Sebanyak 151 padang golf tersebar di berbagai kawasan wisata di Indonesia. HGPI itu, bagaimana cara mempromosikan Indonesia dan menarik golfers dari pelosok dunia? Memang belum dijelaskan. Tapi ratusan lapangan golf di Indonesia, itu merupakan aset besar. Terlepas dari kelas dunia atau bukan, bilamana travel agent di Indonesia menelusuri di mana berada para agen spesialis golf, bisnis ini tampaknya potensial sekali berkembang. Setiap bulan bisa saja grup-grup kecil akan berkunjung bermain golf. Apalagi, dari sudut harga, green fee dls, Indonesia sungguh bisa menjadi ‘paradise’. Tinggal memilihkan lapangan dengan tantangan-tantangan dan keindahan yang menggiurkan.