Salah satu pantai di salah satu pulau di Wakatobi. Luar biasa indahnya.(Foto: Ist)

Salah satu pantai di salah satu pulau di Wakatobi. Luar biasa indahnya.(Foto: Ist)

Wakatobi akan maju lebih pesat lagi. Memelihara dan mengembangkan kemajuan-kemajuan kawasan destinasi di Wakatobi, dilaksanakan oleh pemda lokal dan Kemenpar. Untuk anggaran pembangunan Pariwisata Wakatobi, dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 oleh Kementerian Pariwisata RI sebesar Rp 10 Miliar. Delapan objek wisata di Kabupaten Wakatobi telah masuk daftar prioritas pembangunan 2017. Itu diantaranya Pantai Kampa dan Pantai Oro di Pulau Tomia dan Binongko menjadi tempat potensial, rencananya akan dibangun fasilitas Jogging Track dan Gazebo pantai serta area parkir.

Berikutnya, objek wisata danau yang terletak di Pulau Kapota akan direhabilitasi baik dari sisi akses maupun fasilitasnya. Demikian juga puncak Toliamba di Desa Waginopo akan dibuatkan area parkir.

Di Desa Maleko yang memiliki objek wisata permandian Te’e Kuea, bakal dibangun fasilitas penunjang berupa akses jalan masuk yang lebih memadai. Sehingga, bisa memudahkan wisatawan mengaksesnya.

Di Jalan By Pass Wanci dan Sombu Dive, sebagai salah satu lokasi penyelaman favorit di wilayah ibu kota kabupaten, bakal dibangun pusat kuliner dengan harapan dapat menunjang optimalisasi tempat penyelaman tersebut.

“Karena kita lihat kapasitas restoran mini khususnya yang ada di Sombu Dive tidak lagi sebanding dengan banyaknya pengunjung,” ujar Nadar kepada SultraKlik.com.

Terakhir, pengembangan Jembatan Marina Wanci, diusahakan tahun ini dilengkapi dengan fasilitas Jeti Apung.

Demikian menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wakatobi, Nadar, Selasa (10/01/2017) yang diberitakan melalui SultraKlik.com kemarin Rabu 11-1-2017.***