Borobudur 10-K tahun 2014. (Foto: Ist)

Borobudur 10-K tahun 2014. (Foto: Ist)

Lomba lari (marathon) di Borobudur kembali diulang. Pada 15 November ini akan diadakan Borobudur International 10K dan Half Marathon 2015 di Taman Lumbini, Komplek Candi Borobudur. Salah satu komentar menarik dari even tahun lalu ada begini: Perhelatan yang telah dirintis semenjak tahun 1989 ini memang menjadi salah satu acara favorit bagi para pelari. Bayangkan saja, anda berlari sambil mengelilingi Candi Borobudur loh. Borobudur 10k 2014 telah berhasil menggaet 14.000 peserta baik dari peserta lokal maupun internasional. Rute lari ini termasuk singkat, hanya 10 km berlari di sekitar Candi Borobudur. Pada saat perlombaan juga para peserta akan disajikan dengan pegaleran budaya daerah Magelang. Jadi bagi para pencinta lari jangan sampai terlewat yang di event 2015 berikutnya.

   Dari batas maksimal 16 ribu orang, lebih dari 11 ribu pelari dari dalam dan luar negeri sudah memastikan ikut pada event 2015 ini. Total hadiah disediakan senilai 1,6 milyar rupiah ini.

   Pada nomor 10K, kategori yang disediakan adalah elite internasional, elite nasional, TNI/Polri, umum, dan pelajar. Pada nomor half marathon, kategorinya adalah elite internasional, elite nasional, dan umum.Peserta akan dibagikan perlengkapan lomba pada 13-14 November,.

   Rute 10K akan melalui Kandang Gajah, Jalan Medang Kamulan, Jalan Pramudyawardhani, Jalan Syailendra Raya, Pesantren Darul Hikmah, Kampung Ngrowo, Perempatan Segoro, Hotel Manohara, dan berakhir kembali di Taman Lumbini.

      Rute half marathon sepanjang 21 kilometer akan berbeda dengan nomor 10K. Di half marathon, akan disediakan 3 pos guyur dan 3 pos minum. Pos guyur ditempatkan di Jalan Sidomulyo Tengah, Lapangan Tembak Plempungan, dan bengkel Ngasina. Sedangkan, pos minum ada di Jembatan Kramat Jati, SDN Sidomulyo 2, dan Kantor Desa Tegalaroem. Saat ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah masih mengusahakan agar mendapatkan sertifikasi untuk nomor full marathon dari International Association of Athletics Federation (IAAF) pada tahun depan. Maka, penyelenggaraan tahun ini pun dianggap sebagai batu lompatan Borobudur Marathon 2016.

   Borobudur International 10K dan Half Marathon 2015 ini akan dirangkai dengan beberapa acara lain, seperti Pemilihan Mas dan Mbak Jawa Tengah pada 13 November di Gedung Tri Bakti Magelang, Tour de Borobudur pada 14 November dengan garis start di Mako Brimob Srondol Semarang dan finish di Pelataran Candi Borobudur, serta Borobudur Jazz Festival pada 14 November di Taman Lumbini Candi Borobudur.

 Telah diberitakan konsepnya memang memadukan tiga kegiatan: sport, tourism, dan entertainment. Menurut Kepala Disbudpar Jawa Tengah, Prasetyo Ariwibowo, persiapannya telah berjalan baik. Panitia dan masyarakat setempat bahu-membahu mempersiapkan event, termasuk pembenahan arena perlombaan.Sementara itu, Budi Santoso selaku Kepala Dispora Jawa Tengah berharap agar peserta mendapat pengalaman baru yang mengesankan selama berada di sana.

   Borobudur International 10K dan Half Marathon 2015 pertama kali diadakan pada tahun 1990 dengan nama “Bob Hasan 10K”. Kemudian, menyusul pada 1992, 1993 dan 1995. Setelah itu, nama event berubah menjadi “Borobudur 10K” pada 1998, 2000, 2002 dan 2005. Pada tahun 2013, Borobudur 10K mulai dihidupkan kembali dengan mengusung nama “Borobudur International 10K” dan berlanjut hingga sekarang.***(Pitor Pakan)