Pada 14 Januari 2015 Kuoni mengumumkan akan menjual seluruh bisnis Tour Operatornya – Organisasi dan Penjualan Leisure and Business Travelnya di Swiss, Inggris, Skandinavia, negara-negara Benelux, Hong Kong, India, dan negara-negara lain yang akan dijual dengan omset lebih dari 2 miliar Franc Swiss. Langkah ini juga akan mempengaruhi sekitar 3.800 pekerjaan di unit usaha tersebut.

Menurut hasil awal tahun 2014, omset Kuoni Group turun 2,8% menjadi £ 3,6 miliar. Outbound Nordic dan Outbound Eropa / Asia (unit operator tur) omsetnya menurun 8,7% menjadi £ 1,4 miliar. Pada tahun 2014, bisnis operator tur menghasilkan omset 2,2 miliar Franc Swiss atau 40 persen dari total omset perusahaan sebesar 5,51 miliar CHF. Ini terdengar hasil yang besar tetapi sebenarnya menurun hampir 9 persen dari tahun 2013.

Kuoni Travel didirikan pada tahun 1906 oleh pengusaha Alfred Kuoni di Zurich, Swiss. Ikon dan operator tur global yang memiliki sejarah sepanjang 110 tahun. Langkah yang diambil sekarang merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk “fokus perusahaan pada kegiatan bisnis inti sebagai penyedia layanan untuk industri perjalanan global dan pemerintah”.

Perusahaan mencari pembeli/investor baru selama tahun 2015. Kuoni bukan hanya akan menjual merek perjalanan tapi juga nama perusahaan. Meskipun demikian, diyakinkan bahwa para pelanggannya tidak akan terpengaruh dengan keadaan tersebut.

Chief Eecutive Kuoni Peter Meier mengatakan, “Kami berkomitmen akan lebih mengembangkan bisnis inti kami dengan cepat dan berkelanjutan, mengembangkan bisnis inti kami sebagai penyedia layanan terkemuka untuk industri perjalanan global. Kami akan menawarkan kepada pelanggan, mitra dan pemasok kami layanan-layanan dan solusi-solusi menarik dan kompetitif yang memungkinkan mereka dapat menyediakan pengalaman perjalanan yang mulus kepada kliennya.”

Melalui Global Travel Distributions Division VFS, Kuoni telah bermitra dengan 45 pemerintahan di seluruh dunia dan mengelola 1.400 pusat Aplikasi Visa di lebih dari 117 negara untuk mereka, menghasilkan hampir 70 persen dari bisnisnyaa hanya di kawasan Asia dan Pasifik saja.

Dikutip dari ttgdigital.com, Peter Hemington, seorang partner di BDO mengatakan, posisi Kuoni di pasar akan membuatnya sangat menarik. Komunitas ekuitas swasta benar-benar mencintai bisnis high-end berkualitas tinggi yang akan menarik bagi kelompok demografis high-end. Tetapi itu akan sulit bagi pembeli yang datang dari perdagangan. *** (Yun Damayanti)