Pertumbuhan kuat kedatangan internasional ke wilayah Asia Pasifik terus berlanjut. Pertumbuhannya mencapai 5,4% selama semester pertama tahun 2015. Dengan total lebih dari 550 juta, kedatangan internasional tumbuh 6,1% selama tahun 2014.

PATA meluncurkan The Annual Tourism Monitor 2015 Final Edition pada Senin (19/10) di Bangkok, dimana di dalamnya berisi temuan-temuan penting. Ini menyusul rilis dari Edisi Awal di Mei lalu, di dalam Edisi Akhir ini mencakup sejumlah langkah-langkah lain dari aktivitas dan profil wisata, termasuk lama tinggal, pengeluaran dan beberapa metrik kuantitatif lainnya yang berguna.

Indikator awal dari arus perjalanan tahun kalender 2015 (year-to-date) juga disediakan untuk 39 destinasi di Asia Pasifik sebagai mekanisme peringatan dini mengidentifikasi pergeseran-pergeseran besar dan gerakan-gerakan di sumber dan tujuan pasar utama.

The Annual Tourism Monitor 2015 Final Edition menyoroti:

Kedatangan pengunjung internasional ke wilayah Asia Pasifik – seperti yang didefinisikan oleh 45 destinasi yang tercakup di dalam laporan ini – telah secara kolektif menunjukkan pertumbuhan signifikan selama lima tahun terakhir. Jumlah kedatangan naik dari hampir 455 juta pada tahun 2010 menjadi lebih dari 552 juta pada tahun 2014.

Asia meneruskan dominasinya pada 2014 dengan mendatangkan lebih dari 410 juta wisatawan asing – share relatif lebih dari 74% – yang dipimpin oleh Asia Timur Laut dengan pangsa 47% dari total kedatangan internasional ke Asia Pasifik. Cina, Hong Kong SAR dan Amerika Serikat merupakan tiga sumber pasar yang menghasilkan semua kedatangan internasional di kawasan Asia Pasifik pada tahun 2014, meskipun ada penyimpangan signifikan dalam pengelompokan dari sub-wilayahke sub-wilayah lainnya.

Di awal tahun 2015, dari data jumlah kedatangan di 39 destinasi di kawasan Asia Pasifik menunjukkan pertumbuhan kolektif sebesar 5,4% dari tahun ke tahun dibandingkan dengan pertumbuhan 5% di destinasi yang sama pada periode 2014. Di tahun 2015, wilayah Amerika menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun terkuat (6,8%) diikuti kawasan Pasifik (6,3%) dan Asia (5.0%).

Sejak awal tahun 2015, indikator sumber pasar utama menunjukkan, Thailand, Hong Kong SAR dan Jepang menerima lebih dari 4,1 juta kedatangan tambahan dari Cina dari periode ke periode pada tahun 2015. Dampak dari kontraksi di pasar outbond Rusia juga dianggap salah satu yang memberi dampak negatif terhadap jumlah kedatangan internasional di kawasan Asia Pasifik di awal 2015 dengan Thailand, Turki dan Cina yang paling terkena dampak negatifnya. *** (Yun Damayanti)