The phinisi ship Adishree.(Photo:Komodo Escape)

The phinisi ship Adishree.(Photo:Komodo Escape)

Labuan Bajo, (ITN-IndonesiaTouristNews): Kapal live on board (LOB) “Adishree”, akan memulai rute pelayaran baru ke arah timur dari Labuan Bajo, yakni ke Alor dan Raja Ampat pada tahun 2018. Kapal itu dioperasikan oleh Komodo Escape sejak bulan Mei 2016, telah membawa wisatawan-wisatawan selam dari Korea Selatan dan Jepang menjelajahi perairan dan menyelami perairan di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK). Dan mengakomodasi wisatawan leisure domestik melayari perairan di sekitar Labuan Bajo.

Adishree, sebuah kapal phinisi berukuran panjang 25 meter dengan lebar 6,20 meter. Dibangun di pusat pembuatan kapal phinisi di Sulawesi Selatan pada tahun 2015. Di atas kapal ada 1 master cabin dan 4 kabin reguler. Uniknya, setiap kabin reguler ditempatkan satu bunk bed (tempat tidur bertingkat) dan satu single bed. Jadi di setiap kabin reguler bisa mengakomodasi tiga orang dewasa. Setiap kabinnya dilengkapi dengan kamar mandi dan toilet serta laci-laci yang ditempatkan secara efisien dan seemless sehingga tidak mengganggu pergerakan penghuni kabin.

Di deknya tamu-tamu bisa bersantai dan makan bersama, bangku dan bean bags untuk menikmati limpahan sinar matahari tropis juga tersedia di beberapa sudutnya. Delapan orang kru dan seorang kapten siap melayani tamu-tamu berlayar menjelajahi perairan di bagian barat Pulau Flores yang rustic dan eksotis.

Master cabin di kapal Adishree.(Foto:Komodo Escape)

Master cabin di kapal Adishree.(Foto:Komodo Escape)

Kapal Adishree dimiliki dan dioperasikan sepenuhnya oleh orang Indonesia. Pemilik kapal mempunyai misi dan visi, kapal ini dibangun dan dioperasikan agar bisa membuka peluang kerja bagi masyarakat di Labuan Bajo khususnya dan Pulau Flores pada umumnya. Maka tamu-tamu yang berlayar di atas kapal ini akan mencicipi kuliner khas Labuan Bajo yang dipengaruhi tradisi kuliner Bugis-Makassar dan cerita-cerita lokal dari kru yang berasal dari Labuan Bajo/Flores.

Adishree bisa disewa untuk perjalanan grup menyelam, grup leisure dan grup tur sehari penuh (1-day tour). Komodo Escape selaku operator tidak membuka perjalanan terbuka (open trip). Untuk pelayaran LOB kapal bisa mengakomodasi hingga 14 atau 15 orang. Sedangkan untuk tur sehari penuh bisa mengakomodasi sampai dengan 25 orang.

Harga sewa paket LOB berdurasi 2 hari 1 malam untuk 2 sampai 14 pax mulai dari 6 ribu dollar Amerika. Harga paket sudah termasuk biaya transportasi kapal, full board meals dan snack selama berlayar di atas kapal, serta perlengkapan snorkeling (untuk paket leisure) atau peralatan menyelam (untuk paket menyelam). Khusus untuk paket menyelam, operator akan mempersiapkan pemandu dan dive master menemani tamu-tamu.

Sedangkan harga sewa untuk paket tur sehari mulai dari USD 3 ribu hingga USD 4 ribu. Ada dua pilihan rute tur sehari yang ditawarkan oleh Komodo Escape: rute Pulau Padar, Pink Beach dan Pulau Komodo; atau, rute Pulau Padar, Pink Beach, Pulau Komodo, dan Pulau Kalong.

Dining area di dek terbuka dilengkapi peneduh di kapal Adishree.(Foto:Komodo Escape)

Dining area di dek terbuka dilengkapi peneduh di kapal Adishree.(Foto:Komodo Escape)

Semua harga yang ditawarkan baik untuk paket LOB maupun paket tur sehari tidak termasuk biaya masuk ke TNK. Biaya masuk ke taman nasional dibayarkan langsung oleh tamu.

Saat ini rute pelayaran Adishree 95% berada di dalam kawasan TNK. Selebihnya ada rute Bali-Lombok (Nusa Tenggara Barat) dan rute terjauhnya Bali-Labuan Bajo. Adishree akan memulai rute pelayaran baru ke timur, yakni ke Alor dan Raja Ampat pada tahun 2018.

Untuk paket menyelam, Komodo Escape juga melayani permintaan eskursi ke desa-desa yang ada di pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo dan TNK. Ekskursi di darat ini ibarat hiburan dan pelepas penat mengisi jeda di antara waktu penyelaman, selain bersantai di atas kapal.

Ita Evalin, Operation Manager Komodo Ecape, mengatakan, tamu-tamunya 70% asing dan 30% domestik. Tamu-tamu asingnya lebih banyak mengambil paket-paket diving karena Komodo adalah salah satu destinasi penyelaman terbaik di dunia. Sedangkan tamu-tamu domestik lebih memilih paket tur sehari dan paket-paket leisure. Wisatawan Nusantara mulai tertarik berlayar dengan LOB sejak 2, 3 tahun terakhir.

Diproyeksikan hingga tiga tahun ke depan, prospek bisnis LOB di Labuan Bajo tetap menjanjikan. Karena masih banyak wisatawan dari dalam dan luar negeri mengantri untuk melihat komodo dan menyelami keindahan taman lautnya. Dan LOB sebagai salah satu alat transportasi sekaligus sarana akomodasi untuk melakukan wisata bahari di Labuan Bajo dan TNK.*** (Yun Damayanti)