Jumlah Kunjungan Wisman Sudah 6,48 Juta Semester I 2017 ini, Juni Meningkat 31,61%, di Luar Jawa Bali Meningkat Tinggi

(Foto ilustrasi). Di bandara Palembang, di dalam terminal keberangkatan penumpang, dipamerkan secara tetap satu rumah tradisional Sumsel.Tampak cakap enak dipandang mata. Kadang ada tamu yang berfoto dan berselfi di situ. Namun sudah lama datang pertanyaan dari wisatawan, adakah, di manakah dan bisakah dikunjungi rumah sesungguhnya di kota Palembang? Maksudnya, sebagai tourist spot? (Foto:AH).

(Foto ilustrasi). Di bandara Palembang, di dalam terminal keberangkatan penumpang, dipamerkan secara tetap satu rumah tradisional Sumsel.Tampak cakap enak dipandang mata. Kadang ada tamu yang berfoto dan berselfi di situ. Namun sudah lama datang pertanyaan dari wisatawan, adakah, di manakah dan bisakah dikunjungi rumah sesungguhnya di kota Palembang? Maksudnya, sebagai tourist spot? Bandara Palembang itu dihubungkan dengan penerbangan luar negeri memang baru terbatas dengan Singapura. (Foto:AH).

Di bandara-bandara di luar Jawa -Bali semakin meningkat jumlah wisman yang mendarat. Semester I (Januari–Juni) 2017, akumulatif jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 6,48 juta kunjungan atau naik 22,42 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 5,29 juta kunjungan. Itu berkat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia di bulan Juni 2017 naik 31,61 persen dibanding jumlah kunjungan pada Juni 2016, yaitu dari 857,65 ribu kunjungan menjadi 1,13 juta kunjungan.

Kenaikan-kenaikan pertumbuhan jumlah kujungan wisman itu tentu saja berkat penambahan penerbangan luar negeri, selain utamanya charter flight, juga beberapa yang scheduled flight. Sebagai dimaklumi, Menteri Pariwisata dengan jajarannya didukung oh  Kementerian Perhubungan, berupaya terus melakukan pendekatan pada maskapai penerbangan agar menambah kapasitas penerbangan dari/ke luar negeri.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pengumumannya juga mencatat kunjungan wisman reguler melalui 19 pintu utama pada Juni 2017 mengalami kenaikan 16,17 persen dibandingkan Juni 2016. Lonjakan tertinggi terjadi di Bandara Sam Ratulangi Manado yang mencapai 261,24 persen.

Kepala BPS, Suharyanto juga memerinci, dari 1,13 juta wisman yang berkunjung ke Indonesia selama Juni 2017, turis asal Tiongkok paling besar jumlahnya yaitu mencapai 14,19 persen dari jumlah keseluruhan. Selanjutnya adalah Singapura 11,66 persen, Australia 9,57 persen, Malaysia 8,13 persen dan India 4,51 persen.

Dalam catatan BPS, kenaikan jumlah kunjungan wisman itu juga terkait dengan adanya metode penghitungan menggunakan mobile positioning data (MPD). Metode itu memang belum diterapkan pada Juni 2016.

Suharyanto dikutip mengatakan bahwa “Tujuan penggunaan MPD adalah untuk meningkatkan cakupan data wisman yang berada di wilayah perbatasan Indonesia dan belum tercatat di TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi).”

Dari statistik yang diumumkan oleh BPS, tergambarlah situasinya antara lain seperti ini:

(Sumber: diolah dari BPS)

(Sumber: diolah dari BPS). ***

Leave a Reply

Your email address will not be published.