Brosur Jogja Heoh 2017.(Foto:YD)

Brosur Jogja Heboh 2017.(Foto:YD)

Mulai hari ini 1/2/2016 tersedia harga paket wisata “Yogya Heboh”. Paket tur Rp 150 ribu atau sekitar US$ 11 (kurs Rp 13.300,-) per orang, berlaku sama untuk wisnus dan wisatawan mancanegara. Ada empat pilihan paket turnya. Ini baru pertama kali terjadi di DI Yogyakarta (DIY). ASITA DIY, PHRI DIY dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DIY serta beberapa insan pelaku pariwisata kompak bekerja sama membuat program pengisi low season bertajuk “Jogja Heboh”. Pariwisata Indonesia dewasa ini memang nyata sekali membutuhkan upaya-upaya kongkrit meningkatkan penjualan atau “selling”.

Agen perjalanan/operator tur, hotel-hotel, maskapai penerbangan, pengelola daya tarik wisata, pusat-pusat perbelanjaan memberikan diskon-diskon menarik yang bisa dinikmati oleh siapapun yang datang ke Yogyakarta, baik itu wisnus maupun wisatawan mancanegara. Selama satu bulan penuh di bulan Februari ini. Ada lima maskapai nasional dan internasional ikut mendukung Jogja Heboh.

Program Jogja Heboh, atau super sale ini berlangsung mulai dari tanggal 1 hingga 28 Februari 2017. Sebanyak 28 hotel, bintang dan non-bintang, di seluruh DIY ikut ambil bagian dalam program ini. Tidak hanya itu, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Express Air, AirAsia dan Silk Air menjadi maskapai penerbangan yang mendukung program. Pengelola-pengelola wisata di berbagai tujuan di DIY juga mendapat dukungan dari pemda setempat. Tidak ketinggalan tentunya pusat-pusat perbelanjaan.

Sudiyanto, Ketua DPD ASITA Yogyakarta mengatakan, paket-paket tur wisata yang ditawarkan dalam Jogja Heboh mencakup obyek-obyek wisata di semua kabupaten dan kota di DIY.

“Kami memang sengaja memilih obyek-obyek wisata yang bukan tujuan utama di DIY. Harapan kami, obyek-obyek itu nanti bisa terangkat, dan, sekaligus branding obyek-obyek wisata penyangga. Ini kegiatan pertama kali. Jadi diharapkan menjadi trigger untuk promosi pariwisata DIY,” jelas Sudiyanto.

Panggung terbuka di Tebing Breksi sudah bisa digunakan.(Foto: Kangen Wisata)

Panggung terbuka di Tebing Breksi sudah bisa digunakan.(Foto: Kangen Wisata)

Ada empat paket tur ditawarkan. Harga paket tur Rp 150 ribu atau sekitar US$ 11 (kurs Rp 13.300,-) per orang. Harganya berlaku sama untuk wisnus dan turis mancanegara. Selain ke tempat-tempat yang sudah terkenal seperti Goa Pindul, Kalibiru, pantai Parangtritis, juga ada ke tempat-tempat yang sedang hits seperti ke hutan pinus di Mangunan. Yang terbilang baru adalah tubing karst dan Candi Ijo dan Tebing Breksi.

Tebing Breksi ini dahulu bekas area tambang galian. Sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Di bawah dinding tebing sudah dibangun suatu panggung terbuka (amphitheater). Tebing itu tidak jauh dari Candi Ijo. Satu tempat baru menikmati sunset di Jogja yang belum banyak dikunjungi wisatawan.

Ketua ASITA DIY menambahkan, wisatawan yang berminat silahkan mengujungi situs www.jogjaheboh.com. Bebas memilih paket wisata dan hotel yang dikehendaki. Pemesanan dan pembayaran bisa langsung melalui situs resmi tersebut.

Program ini resmi diluncurkan sehari sebelum berlangsung, pada hari Selasa (31/1), di 101 Hotel Yogyakarta. Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DIY Imam Pratanadi mengungkapkan harapannya agar kegiatan yang sama dapat dilaksanakan lagi tahun depan.

“Untuk yang pertama ini kami tidak menargetkan jumlah kunjungan. Yang penting bersama-sama melakukan promosinya,” kata Imam.

Wisatawan yang datang pada bulan ini ke kawasan Joglo dari Joglosemar akan benar-benar dimanjakan dengan berbagai potongan harga dan paket-paket wisata menarik. Upaya para pemangku kepentingan pariwisata di Yogyakarta ini, bukan hanya hendak menunjukkan ‘Jogja Istimewa’, tetapi sepatutnya terus didukung dan bisa dipelajari oleh daerah-daerah lainnya.*** (Yun Damayanti)