Indonesia Infrastructure Week (IIW) 2015 akan diselenggarakan kembali selama tiga hari di Jakarta Convention Center pada 4-6 November 2015. IIW, sebuah even yang mempertemukan eksibisi, konferensi dan seminar terkait infrastruktur dalam satu atap. IIW diselenggarakan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan inklusif di semua aspek dari agenda pembangunan infrastruktur nasional di darat, laut dan udara.

IIW’15 diperkirakan akan dihadiri oleh lebih dari 12.000 pembeli yang berasal dari industri ataupun pemerintah dan para eksekutif atau pejabat pengambil keputusan. Tahun ini, bertepatan dengan setahun masa pemerintahan baru, para peserta dan pengunjung akan dapat melihat apa yang sedang dikerjakan oleh pemerintah Indonesia. IIW’15 memberi kesempatan kepada komunitas di sektor infrastruktur, konstruksi, pelabuhan udara dan laut dan industri penerbangan serta Telekomunikasi dan ICT untuk bertemu dan bersama-sama memperkuat hubungan yang sudah ada sekaligus menciptakan kemitraan-kemitraan baru antara sektor publik dan swasta dari Indonesia. Pengunjung sebagian besar akan datang dari penjuru Asia dan secara global itu akan mengendalikan bisnis baru dengan Indonesia sebagai hub di kawasan ASEAN.

Konferensi dan eksibisi pada IIW’15 termasuk:

     Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2015, forum nasional yang diselenggarakan setiap tahun bagi para pemimpin industri dari dalam dan luar negeri dari sektor swasta sampai pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk membangun kerja sama-kerja sama baru. IICE’15 akan menyoroti bagaimana mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan sosial melalui infrstruktur terintegrasi lintas provinsi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menyelenggarakan konferensi di tempat yang sama dan pada tanggal yang sama dengan pameran perdagangan The 13th Konstruksi Indonesia 2015. Konferensi ini akan menjadi pertemuan besar dan menarik yang mempertemukan para pengambil keputusan dalam proyek-proyek infrastruktur dari Kemen PU & Pera dengan dinas-dinas terkait dari 34 provinsi. Ini adalah sebuah platform sempurna untuk membangun jejaring dan pemasaran bagi semua pemangku kepentingan pembangunan infrastruktur. Konstruksi Indonesia 2015 menyoroti bagaimana mewujudkan agenda infrastruktur prioritas pemerintah.

     Airport and Aviation Indonesia 2015 (AAI’15) memasuki tahun ketiga penyelenggaraan eksibisi dan konferensi dengan platform mempertemukan semua pemain, lintas pemerintah dan sektor swasta dalam satu atap. Pertemuan ini akan mengakselerasi pembangunan bandar udara dan transportasi udara di Indonesia. Tahun ini, AAI’15 menyoroti akselerasi pembangun bandara di Indonesia untuk mendukung permintaan transportasi udara di dalam kawasan.

     Connect Expo Comm Indonesia (CECI) 2015, sebagai even Telekomunikasi dan ICT ekslusif dalam IIW’15, akan mempertemukan para pemimpin di indsutri ini dengan para pengambil keputusan di tingkat pemerintah pusat dan daerah yang akan mendorong rencana-rencana ekspansi broadband di Indonesia. CECI 2015 akan membicarakan impementasi rencana broadband Indonesia dan memperkuat keamanan siber dalam rangka mendukung ASEAN Economic Community.

IIW 2014 dihadiri 10.328 pengunjung, naik 129% daripada tahun sebelumnya. Tercatat 207 peserta eksibisi pada IIW 2014 dimana 69% dari sektor swasta, 11% pemerintahan daerah, BUMN dan kementerian masing-masing 6%, 5% asosiasi, 2% para agensi, dan 1% dari kedutaan-kedutaan besar. 34 pemerintahan provinisi diundang mengikuti IIW 2014.

Infrastruktur publik di Indonesia masih menjadi tantangan nasional. Sektor transportasi udara, rel kereta api, pelabuhan-pelabuhan dan transportasi darat serta infrastruktur sosial seperti penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah cair masih menunjukkan peluang-peluang signifikan.

Transportasi udara di Indonesia tumbuh sebesar 20% per tahun. Pesawat, suku cadang dan penyediaan jasa merupakan pasar signifikan yang sangat berharga. Kebutuhan lainnya di sektor ini adalah pembangunan dan pengembangan bandara, pangawasan lalu lintas udara (air traffic control), dan penyedia jasa-jasa logistik bandara serta perlengkapan pendukung di darat (ground support equipment).

Di sektor komunikasi dan telekomunikasi serta teknologi informasi, pasar Indonesia terus membesar dan kompetitif. Ini menjadi peluang bagi TI, perlengkapan telekomunikasi, penyedia teknologi dan perangkat lunak untuk mendukung rencana broadband Indonesia (Indonesia Broadband Plan). *** (Yun Damayanti)