Suasana Rakornas Kepariwisataan ke-2 pada April 2016. (Foto:AH)

Suasana Rakornas Kepariwisataan ke-2 pada April 2016. (Foto:AH)

Delapan kementerian dan satu badan ekonomi kreatif akan memberikan paparan pada Rapat Koordinasi (Rakornas) Kepariwisataan ke-4 di Jakarta pada Selasa-Rabu ini (6-7/12/2016). Rakornas itu sendiri bertema “Indonesia Incorporated – Meraih Target Kunjungan 15 Juta Wisman dan 265 Juta Wisnus di Tahun 2017”. Indonesia Incorporated di bidang pariwisata tampak dan terasa semakin mewujud melalui kenyataan pembangunan infrastruktur dan sarana-sarana publik yang saling dikaitkan dengan sektor pariwisata, dua tahun terakhir ini —dibandingkan di masa-masa lalu yang dalam jangka lama dijadikan sebagai wacana dan gagasan-gagasan saja.

Dalam mengundang peserta ke Rakornas disebutkan, tema yang dibahas mencakup sinergitas program kerja tahun 2017, dengan fokus pada tiga hal pokok, yaitu pelaksanaan pariwisata digital, pelaksanaan pembangunan/pengembangan homestay dan peningkatan aksesibilitas udara.

Menpar Arief Yahya sebelumnya pernah menegaskan bahwa tahun 2017 tiga fokus tersebut akan dimasukkan dalam strategi pemasaran pariwisata Indonesia, disamping meneruskan strategi BAS, branding, advertising dan selling.

Semua itu perlu dilakukan secara Indonesia Incorporated, di mana jika pariwisata sebagai salah satu leading sector utama dalam perekonomian Indonesia, maka praktis semua kementerian dan lembaga-lembaga pun perlu mengarahkan kebijakan dan proram kerja yang sinergis dan mendukung terhadap kebijakan dan kerja bidang pariwisata.

Hari pertama Rakornas ini sehari penuh akan diisi dengan paparan dari Menteri PPN/Bappenas, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri PU-Pera, Menteri Perhubungan, Menteri DPDTT, Menteri Kominfo, Ketua Bekraf.

Pada hari kedua barulah setiap deputi di Kementerian Pariwisata akan memaparkan program kerja masing-masing, yaitu deputi bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, bidang Pengembangan Destinasi dan Industri, dan bidang Pengembangan Kelembagaan dan SDM.

Kemenpar mengundang sedikitnya 44 asosiasi swasta di bidang pariwisata, dan Rakornas akan diikuti juga oleh dinas-dinas pariwisata dari daerah-daerah, dan berbagai lembaga-lembaga pemerintah.***