I Gde Pitana: Produktifkan “Seat Capacity” yang “Idle” utk Meningkatkan Kunjungan Wisman; Target Diyakini Tercapai

I Gde Pitana menyambut peersmian pembukaan Festival Sriwijaya di Palemaang, 21/8/2017. Hari sebelumnya 21/8/2017, Deputi BP3M memberikan penjelasan kepada para wrtawan dari Jakarta, pada kegiatan bertajuk Sosialisasi Kegiatan Promosi Pariwisata pada Media Nasional.(Foto:Ist)

I Gde Pitana menyambut peersmian pembukaan Festival Sriwijaya di Palemaang, 22/8/2017. Hari sebelumnya 21/8/2017, Deputi BP3M memberikan penjelasan kepada para wartawan dari Jakarta, pada kegiatan bertajuk Sosialisasi Promosi Pariwisata Mancanegara pada Media Nasional.(Foto:Ist)

 Target 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2017 sekarang diyakini akan tercapai. Semester I sudah tercatat 6,4 juta kunjungan wisman, biasanya semester I sekitar 45% dan semester II sekitar 55% dari jumlah keseluruhan per tahun. Strategi pemasaran dan penjualan produk wisata untuk menarik wisman adalah antara lain dengan memproduktifkan idle seat capacity pada angkutan ferry untuk meningkatkan kunjungan cross border tourists. Ini khususnya di wilayah perbatasan di destinasi Kepri, Batam dan Bintan.

Kapasitas angkut penumpang ferry antara Singapura dan Batam, Bintan, Tanjung Pinang rata-rata 22.800 tempat duduk per hari. Pada weekdays Senin sampai Kamis jumlah penumpangnya selama ini tidak memenuhi kapasitas sehingga rata-rata  50 persen menjadi idle. Maka ditempuhlah cara dengan mempetemukan unsur-unsur pelaku bisnis pariwisata setempat, di mana kemitraan antara mereka diarahkan menciptakan harga paket untuk mana masing-masing memberikan diskon tertentu.

Pihak akomodasi hotel diarahkan memberikan diskon tarif untuk paket-paket Wisata pada periode harihari tersebut,  bahkan tarif main golf pun diadakan diskon khususnya.

Demkianlah Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kemenpar, (BP3M) I Gde Pitana antara lain menjelaskan pada 25 wartawan dari Jakarta yang diundangnya berkunjung ke Palembng minggu lalu 21-23 Agustus 2017.

Vinsensius Jemadu, Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik  ketika mendampingi Deputi BP3M di Palembang itu menyatakan, berharap pola tersebut baiknya juga diadopsi di dan oleh daerah-daerah perbatasan lainnya.

2018, Event Besar Diangkat Mempercepat Pertumbuhan Pariwisata

Deputi I Gde Pitana menjelaskan bagaimana Indonesia akan juga memproduktifkan pada pariwisata beberapa event besar yang akan berlangsung di Indonesia tahun depan. Disebutkannya Asian Games, Konferensi Bank Dunia dan IMF, event sail Sabang. Dua event Asian Games dan Bank Dunia-IMF saja masing-masing akan mendatangkan puluhan ribu kunjungan. Tentulah itu akan terdiri atas para peserta aktif pada event tersebut, dan para peserta passif yaitu rombongan-rombongan pendukung, keluarga, penonton, wisata murni, dan lain-lain.

Ada yang menarik lagi. Menurut Pitana, bulan Mei 2018 insan-insan perfilman dari India akan berkumpul di Bali di mana mereka akan menyelenggarakan event besar pula, Indian Film Summit.

Mengenai pasar wisman India ini, Vinsen Jemadu mengemukakan, kita akan intensif mendukung penjualan paket MICE. Di sana terdapat 10 kota yang diidentifikasi sebagai sumber penyelenggara MICE.

Adapun terkait Asian Games 2018, dijelaskan lagi oleh Vinsen, bahwa akan ada 2 kegiatan promosi di luar negeri yang akan dialihkan tema dan sasarannya untuk mempromosikan event akbar tersebut.

Contohnya di Palembang, kalangan pelaku bisnis wisata dinyatakan telah siap dengan sejumlah macam-macam paket wisata untuk kunjungan terkait Asian Games 2018. 

“Kemenpar akan memfasilitasi penjualan paket-paket tersebut,” kata Vinsensius Jemadu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel, Irene Sinaga menjelaskan, para peserta resmi dan aktif pada Asian Games 2018 di Palembang, diperkirakan jumlahnya akan mencapai 11 ribu orang. Sejumlah sekitar 2500 atlit akan menggunakan kamar akomodasi di Wisma Atlit kompleks olahraga Jakabaring. Sementara Kota Palembang punya ketersediaan jumlah 6660 kamar hotel. 

    Menurut Irenee, sekitar 1500 orang dari kalangan media dari dalam dan luar negeri akan datang meliput. 

     Jadi, pariwisata kita akan sibuk sekali tahun depan ini. Mari bersyukur dan menyongsongnya…***

d

Leave a Reply

Your email address will not be published.