Tidak soal bagaimana Anda melihatnya, tapi mengatur perjalanan agar mengasyikkan, telah menjadi satu contoh pengalaman digital. Merencanakan perjalanan telah berubah secara dramatis selama dekade terakhir dengan munculnya pemesanan online, berlimpah informasi dan situs review, GPS, dan sekarang ponsel / apps.

Tak diragukan lagi, pengenalan maskapai penerbangan biaya rendah juga menjadi game-changer utama. Ini adalah apa yang benar-benar mendorong umumnya orang melompat ke online dan memesan penerbangan mereka sendiri, tanpa perlu secara fisik mengunjungi agen perjalanan. Dengan demikian, hal ini membuka pintu untuk pemesanan semua pilihan wisata lainnya, yaitu pemesanan hotel, asuransi perjalanan, sewa mobil, kereta api, bus, dan atraksi.

Bagaimana prospek tahun 2015 ini dan seterusnya? Kita telusuri melalui salah satu artikel analitis yang disiarkan oleh penerbitan Travel & Tourism Industry, tanggal 29.12.2014.

Di It Yourself: Efisien, murah diakses

Tegas saja dianjurkan: Tidak ada masalah, turun saja ke jalan laksanakan perjalanan, bisa lebih romantis dan menarik kok. Toh sebenarnya kita selalu punya semacam bantuan di sepanjang jalan, yaitu membaca peta, buku panduan, brosur perjalanan, TV komersial.

Kini kenyataannya, adalah jika pemesanan pilihan perjalanan dilakukan on the spot ke kantor dan secara pribadi harus datang, yaitu untuk hotel dan penerbangan, jauh lebih mahal daripada membeli melalui pra-pemesanan; baik itu online atau melalui agen perjalanan tradisional.

Memang, penerbangan menaikkan harga ketika kursi yang available berkurang ketersediaannya dan mendekati tanggal terbang, sementara hotel menerapkan harga tertinggi untuk tamu yang walk-in.

Dengan demikian, ‘Lakukan Sendiri’ telah merupakan trik perjalanan, dan pada gilirannya menjadi kemampuan multi-tasking digital, dari menemukan agen perjalanan online terbaik – online tradisional dan Online Travel Agent (OTAs) – demi benar-benar melakukan pemesanan hingga segala sesuatu secara mandiri dan terpisah.

Melakukannya dengan Agen: Unik, Custom & Terpercaya

Dicatat juga, agen perjalanan tradisional belumlah usang dan masih sangat banyak melayani konsumen. Konsumen masih bisa mendapatkan keuntungan yang nyata.

Mereka menyediakan layanan yang lebih personal dan tailor-made, termasuk saran khusus – terutama penting bagi wisatawan yang belum begitu berpengalaman, mereka yang memiliki waktu terbatas untuk melakukannya sendiri, dan di perusahaan sektor MICE.

Dalam banyak hal, terlalu banyak informasi yang tersedia secara online, melalui begitu banyak situs dan aplikasi. Bagaimana Anda benar-benar tahu di mana untuk memulai dan yang dipercaya? Dalam konteks itu, Agen adalah seorang profesional dan memiliki keahlian dan pengalaman untuk panduan yang lebih baik.

Cacat lain jika melakukannya sendiri adalah kehandalan. Misalnya, koneksi hilang karena low cost carrier ditunda / dibatalkan, atau tinggal di hotel “neraka” karena Anda percaya pada deskripsi yang berlebihan, atau lebih buruk lagi, pada ulasan palsu. Sedangkan agen perjalanan Anda adalah seseorang yang nyata, menawarkan transparansi dimuka, dan dukungan khusus saat Anda berada di jalan. Tidak diragukan mestinya, para agen bergantung pada reputasi di pasar lokal, sehingga mereka perlu memberikan pelayanan prima.

Di luar ini, banyak agen perjalanan memiliki penawaran yang Anda biasanya tidak dapat menemukan dengan ‘melakukannya sendiri’, yaitu wisata yang dikemas dan wisata inklusif.

Tidak diragukan, vendor perjalanan, terutama usaha yang lebih kecil dan independen sekarang menghadapi tantangan bagaimana untuk bersaing dan menonjol, terutama ketika pemain utama lainnya – OTAs atau agen perjalanan multinasional yang lebih besar – memiliki begitu banyak kekuasaan (yaitu dalam konten online, sumber daya, jangkauan , dan dukungan komersial). Namun, ada kekuatan mereka, bahwa mereka lebih personal, tailor-made, dan khusus.

Tips untuk agen perjalanan independen:

Fokus pada pemesanan di muka; lebih personal dan tailor-made.

Cobalah untuk menawarkan sesuatu yang unik dan kreatif dalam layanan Anda, membedakan dari penyedia jasa perjalanan online yang lebih besar.

Menjangkau khalayak / pasar Anda melalui saluran komunikasi yang lebih langsung; baik on dan offline, seperti media sosial, blogging, pemasaran email, dan pemasaran langsung.

Fokus komunikasi-pemasaran digital dan SEO pada niche tertentu, dan yang lainnya di pasar lokal.

Membangun loyalitas pelanggan dan arahan berdasarkan pada layanan yang unik dan nilai tambah Anda, dan memastikan orang lain mendengar tentang hal ini. Menggunakan saluran digital pribadi untuk lebih mempromosikan aspek ini.

Artikel analitis di atas kita sadur dari tulisan oleh oleh Michael Komo, Kepala Komunikasi Digital, Content & SEO, di penerbitan www.tourism-review.com/travel-tourism-magazine. ***