Arie Prasetyo

Arie Prasetyo

Masterplan pembangunan kawasan yang dikelola oleh Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) saat ini tengah dalam proses perampungan yang dikerjakan oleh satu perusahaan konsultan Singapura. Sementara itu badan pelaksana otorita pun tengah menyelesaikan perencanaan pengembangan infrastruktur kaasan Toba. Badan pelaksana telah bekerja melakukan kegiatan-kegiatannya, dan pada Rabu 30/11/2016 Menteri Pariwisata Arief Yahya telah melantik mengukuhkan pejabat Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT).

Usai melantik, Menpar Arief Yahya menyatakan pada wartawan bahwa dengan latar belakang pengetahuan dan pengalamannya, Arie Prasetyo tepat menempati posisi memimpin badan otorita tersebut. Menurut Menteri, ke destinasi Danau Toba hingga sekarang jumlah kunjungan wisman kurang dari 250 ribu, tetapi “percayalah,” kata Menpar, dengan langkah-langkah yang akan dilaksanakan, jumlah kunjungan wisman ke destinasi Danau Toba akan bisa mencapai satu juta, empat kali lipat dari sekarang.

Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo sesaat usai pelantikan mengatakan pada pers bahwa telah ada beberapa calon investor yang menyatakan minat untuk membangun di kawasan yang dikelola oleh BPODT. Dalam waktu dekat ini juga akan diadakan pertemuan-pertemuan untuk memastikan pelaksanaannya.

Arie Prasetyo sebelum diangkat menjabat pemimpin di BOPDT ini, menjabat di ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) yang mengelola kawasan Nusa Dua di Bali.

Pejabat pada Badan Pelaksana Otorita Danau Toba yang dilantik adalah Direktur Utama, Arie Prasetyo; Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik, Faisal; Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan, M Rommy Fauzi; Direktur Destinasi Pariwisata, M Tata S Ridwanullah; dan Direktur Pemasaran Pariwisata, Basar Simanjuntak.

Turut dilantik dalam kesempatan ini, para kepala divisi untuk masing-masing direktorat di dalam BPODT.***