Author: Editor

Nah, Lombok boleh makin gairah

Pulau Lombok dan Nusa Tenggara Barat bolehlah makin gairah sekarang dengan kenyataan adanya sebuah maskapai penerbangan Australia, Indojet Asia, mulai melayani penerbangan langsung dari Perth, Australia ke Mataram bulan Desember ini. Satu penerbangan seminggu tahap pertama, dalam tiga bulan akan menjadi tiga kali. Aksesibilitas semacam ini jelas diperlukan oleh banyak DTW – daerah tujuan wisata – kita. Itu sangat menentukan hasil dari upaya-upaya lain, baik dalam hal mengkreasikan produk maupun kegiatan pemasaran dan promosi. Indojet Asia itu, baru akan merayakan HUT pertamanya tanggal 26 September 2008, telah merasa sukses melayani penerbangan Perth-Bali. Rute itu, dari tadinya dilayani dengan penerbangan dua kali seminggu, kini sudah empat kali. Dalam setahun diberitakan, telah diangkutnya sekitar 15.000 penumpang. Maskapai ini tampak fokus sekali pada pasar DTW Indonesia. Di pasar Australia itu, dikampanyekannya iklan-iklan menarik perhatian. Dengan judul mencolok, ADULTS AT KIDS PRICE, Bali and Back ! Yaitu untuk penumpang yang berangkat pada periode medio Oktober sampai medio Desember 2008 ini, dan, medio Januari sampai medio Maret 2009. Harganya disebutkan : saving 25% on normal adults fares. Dapat diperkirakan, kendati spekulatif, akan rata-rata 70 sampai 90 turis dibawanya setiap minggu dengan sekali penerbangan. Maka bila telah tiga kali seminggu, berarti para hotel dan operator tour di Lombok bolehlah seakan dapat jaminan 200 sampai 300 turis datang dari Perth setiap minggu, Australia Barat itu. Selama ini, tidak semudah itu memperoleh semacam ‘captive market’, bagi Lombok,...

Read More

Berkelit dari Krisis Ekonomi Dunia

Resesi sedang mengetuk pintu… Sekjen Gahawisri – Gabungan Pengusaha Wisata Bahari – Didien Junaedi, menyarankan mengadakan event Underwater Photographic Competition, terutama untuk pasar Jepang. Itu lantaran kebetulan diajukannya tatkala rapat kelompok pasar Jepang ketika Dirjen Pemasaran Pariwisata, Sapta Nirwandar, menguraikan konsep RKP – Rencana Kerja Pemerintah – untuk tahun 2009 dua minggu yll. Saya berada dalam kelompok tersebut. Pelaksanaan gagasan itu akan mengambil tempat di diving spot Bali, Selayar , Wakatobi, dan Bunaken. Gagasannya amatlah tepat. Mengapa? Akhir November 1997, manakala sudah menjalani periode 10 tahun berturut-turut tiap tahun saya bersama Team menyelenggarakan beberapa Event di Bali, mulai Bali Marathon, lalu memperkenalkan Bali Mountain Bike, Bali Windsurfing Competition, kami memperkenalkan gagasan menyelenggarakan dua event lain. Pertama, Bali International Fishing Contest, kedua, Bali International Underwater Photographic Contest. Ketika kurang dari sepuluh menit kami mempresentasikan idée dihadapan Ketua Group Tanjung Benoa Hotel – Mr. Ruthe Ralp yang adalah General Manager Mirage Hotel, – dia menghentikan presentasi saya. Cukup, begitu kata dia. Kami bersedia menjadi sponsor event tsersebut, itulah kesimpulannya yang rada instant. Tapi kami hargai pengertian dan pemahamnnya yang cepat tanggap. Maka untuk sementara gagasan Underwater Photographic Contest, ditunda. Sebelumnya, Ketua Gahawisri Bali, Yos Amerta – yang adalah pimpinan Yos Diving & Marine Sport Center – sudah menyatakan dukungan untuk kerjasama. Dihitungnya, sedikitnya 60 boat bisa dikumpulkan dari seluruh Bali untuk keperluan itu. Dan bilamana sungguh perlu, bisa dikerahkan lebih 100...

Read More

Materi Promosi Jangan Berat-berat

Ketika memproduksi materi promosi, kita cenderung lupa akan satu hal. Pasti tidak dilupakan tentunya biaya pra-cetak, design, layout, teks, gambar-gambar sampai ongkos cetak dan kertas. Satu hal lain yang dimaksud, biaya distribusi atau ongkos kirim untuk mengedarkannya, cenderung tak diperhitungkan. Lazimnya memang, kita membuat brosure, buklet, sampai buku petunjuk, utamanya dimaksudkan untuk diedarkan ke suatu event tertentu. Untuk dibawa sendiri ketika bermaksud mengikuti suatu event promosi ke luar negeri. Manakala membawa sendiri ke luar negeri, materi promosi itu masuk bagasi, alias boleh jadi bebas ongkos. Tetapi bilamana ternyata excess-baggage, maka ongkos ekstra per kilogram, dengan pesawat terbang, akan mengejutkan. Bisa-bisa, kita mengurungkan niat membawanya, paling tidak, terpaksalah mengurangi jumlah yang dibawa sampai batas tertentu. Selanjutnya, tak sedikit yang tersisa, lantaran tak semua event bisa diikuti, dan terbatas tujuan pasar yang bisa dijangkau. Tinggallah kemudian materi-materi tersebut tersimpan memenuhi gudang. Akhirnya suatu saat kadaluwarsa. Keadaan itu, berkaitan dengan kecenderungan kita yang lain. Yaitu, memproduksi materi dengan menggunakan kertas yang tebal. Seakan makin tebal kertas yang digunakan, semakin berkualitas produk materi promosi kita. Ada baiknya diperhatikan, telah dua dasawarsa ini, materi promosi pariwisata di dunia semakin banyak menggunakan kertas yang semakin tipis atau semakin ringan. Mengapa? Salah satu alasan utamanya adalah memperhitungkan berat barang untuk ongkos pengiriman dan pendistribusian. Bukan hanya fenomena dunia yang semakin paperless karena didorong oleh media informasi cyber, melalui internet, handphone, tetapi juga ‘kemalasan orang’ membawa barang...

Read More

Daftar Perusahaan yang Menangani Wisman

Daftar operator tour yang menangani wisman di setiap Daerah Tujuan Wisata – DTW – perlu disusun. Bahkan dibuat terbuka untuk diketahui publik, di internet, misalnya. Siapapun dengan mudah bisa mengakses, terutama yang berminat hendak mencari bisnis. Agen operator mana yang menangani wisman dari masing-masing pasar utama. Praktisnya, setiap Dinas Pariwisata mestinya memiliki daftar yang up-to-date. Maka secara nasional mudah dihimpun. Apalagi bila tampak dengan jelas, agen operator yang sangat aktif, yang kurang aktif, dan yang belum aktif, dan ditampakkan pula agen-agen operator mana yang berminat dan mau mempersiapkan diri mencari bisnis wisman untuk ditanganinya.     Daftar tersebut bagaikan peta dan pemetaan – mapping – kemana dan bagaimana membuka kesempatan baru mendatangkan wisman, dan dari pasar mana. Mapping Route yang akan ditempuh bisa menuruti target-target jumlah wisman yang diarahkan dari strategi dan taktis pemasaran yang dipaparkan oleh RKP – rencana kerja pemerintah.    Anda mungkin telah membaca beberapa informasi bisnis berharga di bawah ini. Namun tetaplah menarik untuk dikompilasi dan berpotensi memberi inspirasi serta upaya innovasi guna mempertajam pendekatan  terhadap wholesaler dan agen penjual produk wisata di luar negeri, sebagai benchmarking.    Inisiatif awal untuk mengembangkan bisnis bisa datang dari berbagai pihak yang berbeda, bisa dimulai oleh wholesaler, bahkan oleh airlines, atau oleh instansi pemerintah bidang pariwisata. Juga betapa menentukannya peran memperhatikan time-framing, penjadualan memulai kampanye dan konsisten memastikan produk yang dijual.    Kali ini contohnya menyangkut Muangthai, Singapura dan...

Read More

Anatomi Bisnis Pariwisata

  Blogspot ini bermaksud inspiratif untuk tujuan kreatif dan inovatif, maka tentulah jauh dari sikap menggurui. Pun tidak berpretensi begitu. Pariwisata kita juga ibarat buku bisnis yang terbuka.    Kita maklum, ada tiga pendekatan dalam menelaah pariwisata. Holistic approach, discipline approach dan business approach. Melalui blog ini kita  memilih penerapan business approach, sehingga isinya akan kebanyakan berkisar di dunia kegiatan praktis, mikro ekonomi, ketataniagaan, kepentingan produser dan konsumen di industri pariwisata, berorientasi link and match antara konsep, kebijakan, penalaran dan pelaksanaan.    Dari praktek ketataniagaannya, kita dapat melihat anatomi bisnis pariwisata yang terdiri dari elemen elemen yang sedapat mungkin saya susun seperti gambar pelangi tertera di sini. Interaksi di dalamnya itu membuat proses industri pariwisata berlangsung, dan, wisatawan bergerak. Anatomi itu menunjukkan, pada dasarnya proses bisnis pariwisata dapat dimulai dari dan oleh setiap elemen sebagai inisiator. Aksi dan transaksi menjadi nyata. Kaidah-kaidah bisnis secara umum juga berlaku, ditambah yang berlaku secara khusus di bidang kepariwisataan.            ...

Read More

Google Translate

EnglishFrenchGermanIndonesianItalian

Editor


Arifin Hutabarat


To send info, story, or commercial from you for ITN, please click here

Partner




Subscribe to our mailing list

Ikuti info berita terbaru dari kami dengan cara memasukkan alamat Email anda di bawah ini :
* indicates required
Email Format

Newsletter Pariwisata

Prepare Your Travel

Like Us on facebook