ASPPI Menyebut Diri Tourism Soldiers, Ramai dgn Indonesia Travel Mart, Berbisnis Domestik dan Mancanegara

Di ITM 2017 tidak hanya menjual paket-paket wisata dan akomodasi,termasuk juga jasa transportasi hingga asuransi perjalanan.(Foto:YD)

Di ITM 2017 tidak hanya menjual paket-paket wisata dan akomodasi,termasuk juga jasa transportasi hingga asuransi perjalanan.(Foto:YD)

ASPPI itu menamakan diri “tourism soldiers”, kegiatannya ramai dan mencerminkan semangat dan praktek memajukan kegiatan bisnis pariwisata. Event Indonesia Travel Mart (ITM) 2017 Rabu, 9 Agustus 2017, di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta, mereka selenggarakan sebagai pasar pariwisata berskala nasional pertama kali. Ya oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) itu. Dinyatakan diikuti 100 sellers dari seluruh Indonesia yang menjual paket-paket wisata, transportasi wisata, akomodasi, pelayaran wisata, hingga asuransi perjalanan.

Pasar pariwisata sehari penuh yang dibagi dalam dua sesi, pagi dan siang, dihadiri sekitar 500 buyers, diantaranya 70 buyers dari luar negeri peserta post-tour ASEAN@50 Sky Caravan, selain buyers domestik dan internasional lainnya.

Ketua Umumnya Djohari Somad mengatakan, total ada 17 kegiatan pasar pariwisata yang diselenggarakan oleh ASPPI selama tahun 2017, salah satunya Indonesia Travel Mart. Baik Dewan Pengurus Pusat (DPP) maupun Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASPPI siap membantu pencapaian target wisatawan mancanegara yang telah dicanangkan oleh pemerintah yakni 20 juta orang pada tahun 2019.

“Kegiatan pasar-pasar pariwisata di daerah-daerah oleh DPD rata-rata telah diselenggarakan sebanyak 3 sampai 4 kali. Yang paling baru dan pertama kali diselenggarakan adalah Kawanua Travel Mart bulan ini di Sulawesi Utara,” ujar Djohari.

ITM 2017 juga menjadi bagian dari kegiatan peserta post-tour ASEAN@50 Sky Caravan. Para pesertanya terdiri dari agen perjalanan/operator tour, media dan blogger/vlogger dari negara-negara anggota ASEAN, dari kawasan Asia diantaranya dari India, serta dari Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat. Program ASEAN@50 Sky Caravan, bagian dari perayaan 50 tahun berdirinya ASEAN, melibatkan maskapai-maskapai penerbangan dari Asia Tenggara seperti Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, AirAsia, Thailand Airways, Philippine Airlines dan Royal Brunei Airlines. Perwakilan dari maskapai-maskapai penerbangan yang membawa peserta post tour pun datang meninjau di ITM 2017.

Peserta ASEAN@50 Sky Caravan dari Dubai,UEA dan Amerika Serikat serta perwakilan dari Singapore Airlines hadir sebagai buyers dan peninjau di ITM 2017.(Foto:YD)

Peserta ASEAN@50 Sky Caravan dari Dubai,UEA dan Amerika Serikat serta perwakilan dari Singapore Airlines hadir sebagai buyers dan peninjau di ITM 2017.(Foto:YD)

“Ya, ada 70 buyers peserta ASEAN@50 Sky Caravan. Mereka ini agen-agen besar, mitra-mitra dari maskapai-maskapai di ASEAN seperti Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, AirAsia, Thailand Airways, Philippine Airlines dan Royal Brunei Airlines. Mereka hadir di ITM 2017 sebelum melanjutkan post-tour ke beberapa kota di Indonesia. Kementerian Pariwisata sebagai tuan rumah post-tour,” ujar Bahriyansyah, Ketua Pelaksana ITM 2017.

Fatima Gultam dari Escapes Unlimited, agen perjalanan di Santa Ana, California, Amerika Serikat mengatakan, senang bisa hadir di Indonesia Travel Mart karena berkesempatan mengeksplorasi destinasi-destinasi di luar Bali. Perusahaannya telah menjual paket-paket wisata ke Indonesia, paling banyak ke Bali. Sekarang pelanggannya menginginkan perjalanan ke destinasi lain karena Bali dianggap sudah semakin ramai dan padat. Lama perjalanannya rata-rata antara 5 malam hingga 2 minggu.

I am looking for Lombok, Sulawesi, Makassar. Our clients do not like staying in big chain hotels, they prefer to stay in boutique hotels, 5-star resorts, luxury villas. Very unique and rich of local contains. We have long time business with Komaneka in Bali, for example,” ujar Fatima.

Naweed Muhammad dari Dnata Travel, Dubai, Uni Emirat Arab menerangkan, wisatawan dari Dubai ialah high-end tourist. Mereka menyukai tinggal di private villa, atau jaringan resor ternama dunia seperti Club Med dan Aman. Sampai sekarang Bali masih menjadi destinasi favorit. Dia melihat potensi mengkombinasikan antara Singapura dan Bali. Di Bali ada Club Med misalnya dan Singapura yang juga menawarkan resor-resor mewah dalam jaringan global dan wisata belanja produk-produk mewah. Meskipun ITM ini tidak sebesar Arabian Travel Mart (ATM) yang diselenggarakan setiap tahun di Dubai, kesempatan ini cukup baik untuk bertemu dengan pelaku industri pariwisata di Indonesia.

Sedangkan bagi vlogger dari Thailand, Art Thomya, hadir di ITM memberi kesempatan bertemu dengan orang-orang lokal. Dia mengakui belum pernah membuat video mengenai Indonesia. Maka kesempatan berkunjung ke Indonesia kali ini akan dimanfaatkannya untuk membuat video mengenai Jakarta, Jogja dan Bali.

Video-video di kanal You Tube-nya “Hey! ASEAN” telah ditonton oleh warga dunia di 220 negara. Videonya rata-rata berdurasi antara 10-12 menit. Videonya dibuat dalam bahasa Inggris, berisi informasi lokal, dan ringkasan yang mesti dilakukan di suatu destinasi.

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) adalah asosiasi individu profesional yang berkecimpung di dalam industri perjalanan dan pariwisata. ASPPI menyelenggarakan pasar pariwisata pertamanya 8 tahun lalu di Jakarta dengan nama ASPPI Travel Mart. Tahun berikutnya diselenggarakan di Batam, Kepri. Dari situ muncul ide untuk membuat kegiatan yang sama di daerah-daerah lain. Kegiatan-kegiatan itu masih bersifat inisiatif dan dibiayai sendiri oleh anggota asosiasi.*** (Yun Damayanti)

  1. mau jadi anggota asppi yang baik broo

  2. saya travel masih travel kecil kecilan

Leave a Reply

Your email address will not be published.