Apa Kepentingan Anda dalam Hal Digitalisasi? Aplikasi “Padang City Guide” Diluncurkan!

(Ilustrasi). Kota Padang.(Foto:Ist)

(Ilustrasi). Kota Padang.(Foto:Ist)

Apa kepentingan Anda dalam hal digitalisasi? “Jika tidak ikut Go Digital, saya jamin destinasi wisata yang dimiliki daerah itu tidak akan maju. Karena itu point of no return, harus familiar dengan digital,” kata Menpar Arief Yahya. Dalam kaitan apa itu? Hari Rabu kemarin ini disiarkan, Kota Padang kini sudah terdigitalisasi, tersaji di aplikasi “Padang City Guide”, itu kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

Semuanya sudah lengkap di aplikasi itu. Untuk informasi pariwisata sudah 70% ada di sana, nanti bertahap kami perbarui, itu menurut Medi Iswandi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang. Aplikasi ini sudah ada sejak awal tahun. Namun, saat itu masih fokus ke destinasi wisata, hiburan, hotel, dan restoran, dijelaskan oleh Medi melalui siaran persnya Rabu (14/6).

Diinformasikan juga bahwa aplikasi itu sudah diunduh 1.000 lebih pengguna. Informasinya antara lain  mengenai objek wisata, kuliner dan rumah makan, transportasi, ATM, perkantoran, tempat ibadah, hotel, tempat hiburan, perbankan, dan informasi lainnya. “Ke depannya aplikasi ini akan terhubung dengan transportasi online, juga pemesanan hotel, jadi sangat gampang,” kata Medi.

Dengan digital itu semua informasi bisa di-upload, dipromosikan secara global, dan semua orang yang memiliki aplikasi yang sama bisa langsung connect.

“Kalau tak segera mengubah pola pikir ke digital, kita pasti ketinggalan. Sulit mengejar rival-rival utama kita,” kata Menteri Arief Yahya.

Sekarang mari kita lihat satu laporan ringkas tentang What to Expect in the Year Ahead in Digital Travel,

baru saja dirilis oleh seorang Analyst,  Mark Blutstein, di laman Phocuswright, konsultan internasional online. Tulisnya:

     After an uneven few years, the global travel marketplace is poised for growth. Along with the U.S. and Europe, Asia Pacific is expected to lead gains, especially as its online and mobile environments mature. Additionally, emerging markets like the Middle East, Latin America and Eastern Europe are advancing rapidly, private accommodation and in-destination activities are coming of age, and new technologies are reshaping online travel search, shop and book from the inside-out. There has never been a more exciting time in the world of online travel.

     In 2017, online travel will see the fastest growth in emerging markets: the Middle East, Asia Pacific, Eastern Europe and Latin America. Even among online travel bookings of The Big 3 (the United States, Europe and APAC), APAC (Asia Pacific) represented 31% of online travel in 2016; it will account for 37% by 2020.

Jadi, contoh dengan kota Padang yang men-digitalisasi destinasinya, tinggal selangkah lagi juga perlu pada digitalisasi pemasaran destinasi dan produknya. Dan di situ tampak terletak kepentingan banyak unsur industri pariwisata untuk memasarkan produk dan melayani kosumen alias wisman melalui digital.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.