cari-newsstory Menangkap pemikiran dan konsep konsep ysng diutarakan para capres semasa kampanye, ada beberapa persamaan satu sama lain. Berdasarkan itu dapat diperkirakan dan diharapkan, beberapa kecenderungan yang akan berlaku pada Pemerintahan periode 2015 dan seterusnya.
Periode 2015 ciri kebijakan dan kegiatan Pemerintahan akan cenderung sbb:
Serba semakin tajam, cermat, terbuka, terukur. Semakin berdasarkan realitas, atau, bersikap realistis. Tampaknya akan berbeda dari sebelumnya selama ini.
Ke bidang pariwisata, berikut Ini pendapat dan saran terutama ditujukan ke para ,pemda dan dinas pariwisata daerah serta para praktisi bisnis.
Pemasaran berarti perlu produk yang marketable. Produk pariwisata adanya di Destinasi, melekat seperti perangko pada amplop. Ukuran hasil pemasaran ialah produk terjual, wisman jumlahnya meningkat.
Maka, pengembangan pemasaran terikat dan tergantung pada produk yang layak jual, siap jual.
Pemasaran pariwisata secara nasional kini hendak menjual destinasi dan produk bali and beyond umumnya, dan kawasan Indonesia timur khususnya. Tapi kenyataan, umumnya produk dan destinasinya belum layak jual, belum sap jual.
Ukuran produk sekaligus ukuran Destinasi, pada dasarnya bisa di ukur dengan ketersediaan 3A + 1T. Aksesibilitas, Akomodasi dan Atraksi plus operator tur yang mengkombinasikan ketiganya untuk dilayani dan dijualkan. Di kawasan beyond Bali, terlebih di timur Indonesia, relatif tak siap.
Jadi, program dan kegiatan pemasaran yang dilancarkan oleh daerah terancam gagal.
Terlebih jika Periode 2015 dst juga diterapkan sebagai Serba Akselerasi, mempercepat pembangunan, mengejar ketertinggalan, termasuk ketertinggalan di bidang pariwisata.
Maka, Pemasaran sungguh harus PARALEL dengan Pengembangan Destinasi di setiap daerah. Selama ini tampaknya tidak paralel. Berarti, perlu perubahan pola pikir, analisis, dan pemogramman kegiatan pada masing-masing pihak, lalu meng-komplementasikan program keduanya.
Di setiap daerah yang ingin lekas berkembang pariwisatanya, haruslah langsung menyusun program pemasaran sekaligus juga pengembangan destinasinya alias produk wisata yang hendak dipasarkan.***