Wisnus memadati bandara untuk penerbangan dalam negeri, namun akhir-akhir ini pihak operator penerbangan merasakan berkurang jumlahnya atau intensitasnya. (Foto: AH)

Wisnus memadati bandara untuk penerbangan dalam negeri, namun akhir-akhir ini pihak operator penerbangan merasakan berkurang jumlahnya atau intensitasnya. Mengapa? (Foto: AH)

Apa yang memotivasi Anda ketika hendak memutuskan bepergian wisata? Bagaimana melakukannya? Dan mengapa jumlah penumpang penerbangan di dalam negeri belakangan ini pertumbuhannya tak meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya? Ini sekarang menjadi wacana kian meluas di kalangan industri. Termasukkah Anda di antara 7 tren berwisata yang diuraikan berikut ini?

Sebuah survey internasional telah dilakukan pada agen-agen perjalanan dan profesional yang berkecimpung dalam industri ini. Ada 7 tren yang dianggap paling penting dewasa ini dan kemungkinan efek-efeknya, yaitu sebagai berikut:

Kenaikan pemesanan langsung
Hal ini menyebabkan kekhawatiran besar di kalangan agen perjalanan. Karena lebih banyak wisatawan melakukan pemesanan perjalanan dan akomodasi mereka secara langsung. Ini masuk akal dengan akses internet lebih leluasa sekarang.

Yang menghabiskan pengeluaran terbesar
Tren kebiasaan belanja berbeda di setiap generasi. Pasar kaum muda, kelompok “milenium” hanya menyumbang 9% dari total belanja perjalanan tahun lalu. Generasi “baby boomer”, kelompok usia pada akhir 40-an tahun dan pertengahan 60 tahun, ialah yang menghabiskan uang paling banyak dan menghasilkan 60% dari total keuntungan.

Perjalanan bisnis dan liburan semakin kabur
Alasan bepergian. Garis antara bisnis dan liburan semakin kabur. Meskipun 75% wisatawan cenderung bepergian berkaitan dengan liburan rekreasi. Banyak wisatawan yang membawa pekerjaan saat liburan. Perubahan perilaku ini menyebabkan perubahan ke tren penting lainnya.

Kebutuhan akan akses internet
Wisatawan merasa harus tetap terhubung. Hotel perlu mengadopsi ide ini dengan memberikan pelayanan internet gratis atau berisiko kehilangan pelanggan.

Dampak dari ulasan wisata
Semakin banyak wisatawan meninggalkan ulasan mengenai hotel tempat mereka menginap, atraksi yang dikunjungi, dan bagian lain dari liburannya. Ulasan wisata memungkinkan mereka bisa menilai dan umpan balik ini dinilai semakin berharga terutama bagi pelanggan baru. Survei menunjukkan 80% agen perjalanan merasa itu akan tumbuh lebih lanjut dan 50% menggunakannya dalam pekerjaan mereka.

Pentingnya situs yang menarik
Dengan begitu banyak konsumen memesan langsung dan mengambil kemudahan dari internet, sebuah website yang menarik dan user-friendly adalah suatu keharusan. Terutama bagi pelaku bisnis perhotelan. Ada 34% agen perjalanan yang disurvei menggunakannya untuk memilih hotel bagi klien mereka.

Dampak dari mobile site
Hal ini sama pentingnya dengan kebiasaan belanja karena teknologi bergerak telah mengubah cara konsumen dalam berurusan dengan perusahaan pariwisata. Teknologi bergerak membuat koneksi instan dan perusahaan yang mengambil keuntungan darinya dengan up-to-date dan situs yang mudah dibaca akan jauh lebih baik daripada mereka yang tidak menggunakannya sama sekali.