Satu wisman Barat di tengah mayarakat Toraja saat merayakan Lovely December 2013. (Foto: AH)

Satu wisman Barat di tengah mayarakat Toraja saat merayakan Lovely December 2013. (Foto: AH)

Ketika turis Barat berkunjung ke China, mereka sering melakukannya demiketertarikan pada sejarah kuno negara itu dan banyak pengalaman budaya yang akan menanti mereka. Tetapi tampaknya perbedaan antara wisatawan Timur dan Barat lebih jauh menunjukkan sikap kita untuk pariwisata dan ekspektasi terhadap liburan . Wisatawan Cina kini menuju luar negeri lebih mudah dari sebelumnya dan, ketika melakukan hal itu, beberapa kecenderungan yang dipahami akan menghilangkan kemungkinan kesalahpahaman. Lima contoh berikut yang ditulis www.tourism-review.com menunjukkan kontras yang menarik dalam keinginan dan tingkat persiapan liburan antara wisatawan Barat dan Cina serta gaya perjalanan yang dipilih dan kebiasaan berbelanja.

Perjalanan Sendiri atau dalam kelompok

Perbedaan budaya yang besar antara keduanya adalah siapa yang menentukan pilihan untuk pergi atau tidak berlibur wisata – apakah bepergian berkelompok dengan teman-teman dekat dan keluarga atau sendiri . Wisatawan China melihat kesenangan dari liburan luar negeri sebagai pengalaman berada di negara lain dengan orang yang dicintai sehingga mereka dapat berbagi apa yang mereka pelajari ( yang merupakan alasan mengapa wisatawan China juga tertarik pada kemampuan untuk dengan mudah terhubung dengan orang-orang di rumah ketika sedang di kamar hotel ) . Wisatawan Barat di sisi lain merasa lebih bahagia dengan bepergian sendiri, seperti istirahat pribadi di kota atau tur backpacking yang bersifat introspektif, dan akan menceritakan kembali tentang pengalamannya.

Motivasi

Perbedaan utama antara wisatawan Cina dan Barat adalah alasan untuk mengambil liburan. Sementara turis Barat merasakannya sebagai satu hak, bahwa liburan adalah sesuatu yang mereka secara pribadi layak mendapatkannya,  karena telah bekerja keras, wisatawan China tampaknya tidak merasakan tingkat stres yang sama atau keinginan untuk melarikan diri dari kehidupan sehari-hari dan lebih termotivasi oleh pengalaman yang berbeda yang hendak mereka nikmati di tanah asing. Pemikiran sebagai pelarian dari stres yang bersifat negatif  versus pendekatan positif Cina untuk relaksasi dan mencari pengalaman mungkin membantu menjelaskan perbedaan budaya bepergian dengan teman-teman dan keluarga dan bepergian sendirian: perbedaan antara pengalaman bersama dan istirahat pribadi yang mementingkan diri sendiri .

Ketika Memersiapkan

Wisatawan China juga tampak lebih rileks ketika merencanakan liburan mereka, umumnya sudah lebih banyak perasaan senangnya saat di bandara dan menghabiskan lebih sedikit waktu untuk membaca-baca di tempat-tempat yang mereka kunjungi daripada rata-rata orang Barat, yang lebih mungkin untuk terlihat melakukan penelitian dan membaca buku-buku panduan yang tebal-tebal, tentang sejarah dan budaya. Pendekatan yang santai ini bisa sebagian karena ide bahwa turis Cina hanya melihat ke depan, budaya santai dengan teman-teman sementara wisatawan Barat lebih ingin melihatnya sebagai ‘ layak ‘ pergi berliburan.

Jenis perjalanan dan pengalaman budaya

Alasan lain untuk berwisata ke luar negeri bagi wisatawan China dengan rasa relaksasi dan rencana yang terbatas adalah bahwa sementara orang Barat cukup sering mendalami setiap aspek dari perjalanan dan lebih memilih untuk sepenuhnya membenamkan diri dalam satu kota tertentu, wisatawan Cina umumnya ingin menjalani pengalaman wilayah yang lebih luas sebagai bagian dari paket tour yang direncanakan oleh agen perjalanan. Beberapa perbedaan dalam gaya liburan adalah kenyataan bahwa wisatawan Barat telah berpengalaman menjelajahi sendiri bepergian ke luar negeri sebelumnya sementara bepergian ke luar negeri relatif baru bagi wisatawan Cina. Mereka ingin belajar sebanyak yang mereka dapat dari daerah yang lebih luas melalui program terstruktur sementara orang Barat akan merencanakan lebih rinci untuk istirahat sendiri di sesuatu kota atau destinasi.

Belanja dan Jumlah Uang yang Dibelanjakan

Perbedaan terakhir antara wisatawan Cina dan Barat adalah sikap mereka terhadap pengeluaran uang dan jenis barang yang akhirnya mereka beli. Toko-toko suvenir adalah bisnis besar di banyak negara tetapi tampaknya sebagian besar turis Barat akan membeli di tempat yang murah. Wisatawan Cina sangat senang bisa mengeluarkan dompet, telah menjadi nomor satu sebagai pemboros, tetapi pembelian mereka sering pada barang dengan nama besar desainer seperti sepatu dan tas daripada buatan lokal produk atau barang kerajinan tradisional. Di Perancis , 87 % dari barang yang dibeli oleh turis Cina adalah fashion item Paris .