Jakarta, ( ITN – IndonesiaTouristNews ) : ASEAN Tourism Forum (ATF) ke-37 telah dimulai, di Chiang Mai, Thailand kemarin 22 hingga 26 Januari 2018.  Kementerian Pariwisata hadir di ATF 2018 untuk mempromosikan dan menjual destinasi-destinasi wisata sekaligus mempromosikan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang di Jakarta dan Palembang

Paviliun Wonderful Indonesia seluas 182 meter persegi akan mengakomodasi 21 booth sellers. Delegasi sellers yang mengisi pavilliun Indonesia terdiri dari agen perjalanan/operator tur, hoteliers, dan atraksi minat khusus. Dari daerah perwakilan dari Dinas Kebudayaan & Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami membawa delegasi yang akan aktif berpartisipasi. Terdiri dari 42 industri full delegate dari destinasi-destinasi unggulan di Indonesia. Mereka akan menawarkan paket-paket wisata, tentunya yang sudah siap untuk ditawarkan kepada buyers. Terlebih tahun ini kita menjadi tuan rumah Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, ajang ini akan kita manfaatkan,” dijelaskan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar I Gde Pitana dalam siaran pers kemarin.

Bertempat di Chiang Mai Exhibition and Convention Center (CMECC), delegasi dari negara-negara anggota ASEAN dan mitra-mitaranya membicarakan mengenai “ASEAN-Sustainable Connectivity, Boundless Prosperity” sebagai tema besar ATF tahun ini.

Travel exchange (travex) ATF 2018 akan berlangsung pada 24-26 Januari 2018. Sebanyak 275 organisasi (NTOs, hotel, agen perjalanan/operator tur dlsb) akan menempati 323 booths. Wonderful Indonesia akan diwakili 50 perusahaan yang menempati 31 booths. Dari siaran pers ATF 2018, pembeli (buyers) yang hadir di ATF tahun ini sebanyak 240 dengan komposisi 25,8% berasal dari kawasan Asia Tenggara, 47,1% dari kawasan Uni Eropa, 16,7% dari kawasan Amerika dan sisanya 10,4% dari negara-negara di kawasan Asia lainnya.

Event yang berlangsung selama satu minggu penuh ini juga padat dengan pertemuan ASEAN Tourism Ministers dan pertemuan-pertemuan lembaga-lembaga pariwisata nasional (national tourism organisation/NTO), grup-grup sektor swasta yang mewakili hotel, restauran, agen perjalanan/operator tur dan maskapai penerbangan di ASEAN, serta dialog dengan mitra-mitra seperti Jepang, Cina, Korea Selatan, dan Rusia. Tahun ini diselenggarakan pertemuan dengan Cina untuk pertama kalinya.

 

Dengan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018, diminta agar sellers mempromosikan destinasi-destinasi yang akan menjadi tuan rumah pesta olahraga se-Asia tersebut. Diestimasikan sedikitnya 24.000 wisatawan olahraga yang akan ke Palembang, Jakarta dan Bandung.

Thailand promosi destinasi sekunder dan distribusi pendapatan pariwisata

Selaku tuan rumah, ini pertama kali Thailand mengalihkan penyelenggaraannya ke Chiang Mai. Pengalihan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintahnya untuk mempromosikan destinasi-destinasi kedua, menciptakan lapangan kerja di kawasan pedesaan, memastikan pendapatan pariwisata terdistribusi dengan lebih baik dan menyoroti hubungan Thailand sebagai negara sub-region di dalam kawasan Greater Mekong.

ATF adalah kegiatan tahunan di kawasan Asia Tenggara, memberikan kesempatan kepada pemerintahan dan sektor swasta di sektor perjalanan dan pariwisata negara-negara anggota ASEAN untuk berkumpul bersama dan mendiskusikan isu-isu dan tren yang dihadapi industri ini.*** (Yun Damayanti)