Peta Provinsi Kepulauan Riau.(Gambar: Ist.)

Peta Provinsi Kepulauan Riau.(Gambar: Ist.)

Even berlayar kembali meramaikan perairan Provinsi Kepulauan Riau. Kali ini even non-kompetisi Anambas Cruise 2016. Even itu berlangsung mulai dari tanggal 2 sampai dengan 12 Juni 2016. Acara dibuka oleh Chairman Nongsa Point Marina & Resort Kris Wiluan dan Francis Lee, Presiden Raffles Marina Singapura, pada Kamis (2/6) di Nongsa Point Marina & Resort Batam. Pada sore harinya, 10 yacht dari berbagai negara peserta Anambas Cruise 2016 memulai pelayaran dari Nongsa, Batam ke Kepulauan Anambas.

Nongsa Point Marina Batam, Raffles Marina Singapura dan Royal Selangor Yacht Club menggagas Anambas Cruise sebagai even tahunan. Ketiga marina di Indonesia, Singapura dan Malaysia itu bekerja sama menyelenggarakan pelayaran menjelajahi perairan dan gugusan pulau di Anambas, Kepulauan Riau. Even tersebut merupakan bagian dari program tahunan Aseanarean Bluewater Alliance (ABA) Program, yakni sebuah klub beranggotakan marina-marina di kawasan Asia Tenggara.

Dalam siaran persnya disebutkan, Nongsa Point Marina Batam bekerjasama dengan kedua operator marina tersebut mengadakan berbagai program acara berlayar (cruising) ke pulau-pulau di daerah Kepulauan Riau selama 20 tahun terakhir. Pesertanya kapal-kapal layar internasional yang terlebih dahulu mendaftar masuk ke perairan Indonesia.

Peserta Anambas Cruise 2016 sebelum memulai pelayaran.(Foto:Nongsa Point Marina & Resort)

Peserta Anambas Cruise 2016 sebelum memulai pelayaran.(Foto:Nongsa Point Marina & Resort)

Bagi para boater (pemilik kapal), Nongsa Point Marina & Resort menjadi pilihan utama destinasi liburan ke Indonesia. Marina di Pulau Batam ini menfasilitasi lebih dari 1000 kapal layar masuk ke perairan Indonesia tahun lalu. Sejak Pemerintah Indonesia mengumumkan penyederhanaan prosedur dan administrasi perizinan pelayaran ke Indonesia bagi kapal-kapal layar wisata bulan November 2015, dan mulai efektif pada bulan Januari 2016, mendapat respon positif dari para pecinta pelayaran dengan yacht dari mancanegara.

Kepulauan Anambas terdiri dari hampir 200 pulau yang belum terjamah baik dengan pelayaran penjelajahan, aktivitas penyelaman ataupun memancing untuk rekreasi. Tingginya minat para boater yang ingin berpartisipasi dalam Anambas Cruise 2016 karena bertepatan dengan musim liburan sekolah di Singapura. Even pelayaran ini dicari oleh keluarga-keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama di sebuah tempat di mana lingkungannya belum tersentuh dengan modernitas dan ekosistem yang masih natural. *** (Yun Damayanti)